jual condotel mewah

Rp 2.422.000.000

Harga Rumah Idaman Termurah RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL). Harga Rumah Idaman Termurah

Harga Rumah Idaman Termurah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Harga Rumah Idaman Termurah

Harga Rumah Idaman Termurah

Saco-Indonesia.com - Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus, influenza sangat berbeda dengan penyakit batuk pilek biasa.

Saco-Indonesia.com - Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus, influenza sangat berbeda dengan penyakit batuk pilek biasa. Bila penyakit batuk pilek dengan demam bisa sembuh sendiri dengan cukup istirahat, influenza bisa menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru.

Banyak penyakit virus bukan influenza disebut flu. Hal ini tentu menimbulkan kerancuan besar. Penyakit influenza disebabkan oleh tiga jenis virus, yaitu virus A, B, dan C. Semuanya menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan air ludah atau kontak langsung seperti bersalaman dengan orang yang baru saja bersin.

Influenza biasanya menyerang bersama dengan demam, menggigil, nyeri otot dan pegal-pegal, lemah, tidak enak badan dan sakit tenggorokan.

"Semua tanda dan gejalanya hampir sama dengan batuk pilek biasa tetapi cenderung lebih parah. Bila gejalanya terjadi lebih dari tiga hari biasanya ini influenza," kata Prof.dr.Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung.

Epidemi influenza yang terjadi setiap tahunnya bisa menyerang siapa saja, namun menurut Prof.dr.Samsuridjal Dzauji, Sp.PD, ada beberapa kelompok tertentu yang memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi influenza. Kelompok tersebut antara lain anak-anak berusia kurang dari dua tahun, orang berusia di atas 65 tahun, wanita hamil, penderita penyakit kronik, calon jemaah haji, serta para petugas layanan medis.

"Lebih dari 90 persen kematian akibat influenza terjadi pada kelompok usia di atas 65 tahun. Pada mereka kekebalan tubuhnya rendah sehingga bisa menyebabkan komplikasi radang paru, bahkan ada juga yang menybabkan infeksi jantung," kata dr.Samsuridjal dalam acara diskusi Pahami dan Cegah Influenza: Dari Musiman hingga Pandemik di Jakarta (21/5).

Pasien dengan penyakit kronik seperti pasien penyakit jantung, paru atau asma juga berpontesi lebih besar untuk menderita komplikasi akibat influenza. Sementara itu pada petugas layanan medis seperti dokter, perawat, atau bidan juga rentan terpapar virus influenza dan berpontensi menularkannya kepada pasien lain.

Setiap tahun sekitar 500.000 orang meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan influenza. Dengan kata lain, penyakit ini sebaiknya tidak dianggap ringan.

Cara pencegahan flu yang utama adalah dengan suntikan influenza. "Selain mencegah penularan, vaksin juga mencegah komplikasi dan mempersiapkan diri menghadapi pandemi influenza," kata dr.Samsuridjal yang juga menjadi ketua satuan tugas imunisasi dewasa Ikatan Dokter Indonesia ini.

Pencegahan lain adalah dengan menjaga kekebalan tubuh dan membiasakan hidup bersih. "Sering-sering mencuci tangan dengan sabun juga dianjurkan karena virus flu bisa menular lewat kontak langsung," katanya.

Pasien yang terkena influenza juga disarankan untuk beristirahat di rumah sampai penyakitnya sembuh. "Selain mempercepat penyembuhan, istirahat di rumah juga agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain," kata dr.Cissy.

Sumber :kompas.com

Editor : Maulana Lee

Harga Besi Beton telah diperkirakan akan terus melonjak naik pada 2014. Selama tiga bulan terakhir di 2013, Besi Beton terus aka

Harga Besi Beton telah diperkirakan akan terus melonjak naik pada 2014. Selama tiga bulan terakhir di 2013, Besi Beton terus akan mengalami kenaikan sebesar 20 persen, disebabkan melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar AS, serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

 Pengawas Lapangan Toko Mega Baja Bandarlampung, Jalan Hajimena No.54,  Tri (35) juga mengatakan, dampak dari melemahnya mata uang rupiah dan naiknya BBM sangat berpengaruh terhadap suplai Besi Beton ke Lampung.

’’Semua Besi Beton akan mengalami kenaikan dari ukuran 6, 8, 10, 12, 19, 22, dan 35, rata - rata kenaikan telah mencapai Rp2 ribu dalam sebulan. Kenaikan inipun akan terus berlanjut di tahun ini,’’ ucap Tri di sela-sela kesibukannya mengawasi karyawannya saat bekerja.

Menurutnya, untuk ukuran besi 6 yang semula harganya Rp22 ribu/batang, kini telah menjadi Rp24 ribu/batang. Ukuran besi 8, harga semula Rp36ribu/batang naik menjadi Rp38/batang. Ukuran besi 10, harga semula Rp60 ribu/batang naik Rp62 ribu/batang. Ukuran besi 12 harga semula Rp78 ribu/batang menjadi Rp80 ribu/batang, dan sebagainya. Kata Tri, harga besi akan terus naik seiring belum membaiknya pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

’’Pemasokan Besi Beton pengirimannya mengunakan transportrasi jelas jika biaya transportasi naik harga juga akan ikut naik, terlebih kendala ekonomi yang kurang membaik, sehingga dapat menjadikan problematika yang berdampak buruk bagi sektor industri. Dampaknya pun juga akan berpengaruh pada perusahaan ritel,’’ terangnya.
    
Namun, di Bandarlampung sendiri, kata dia, tingkat permintaan untuk Besi Beton terbilang cukup tinggi, karena pesatnya pembangunan Kota Bandarlampung sehingga membuat permintan akan Besi Beton terus meningkat.

 Maka dari itu, dalam sebulan perusahaan ritel penyuplai Besi Beton Toko Mega Baja mampu meraup keuntungan Rp2 miliar dalam sebulan.

Terlebih dari itu, selain menjual Besi Beton Toko Mega Baja juga menjual  Baja Ringan. Ternyata tren baja ringan juga mengikuti peningkatan dalam pertumbuhan pembangunan, Namun peningkatan lebih cenderung ke Besi Beton. Untuk Besi Beton menguasai pendistribusain sebanyak 70 persen sedangkan untuk baja ringan hanya 30 persen.  

’’Untuk pembangunan besi beton masih menjadi suatu perioritas, tak heran jika peningkatannya lebih tinggi dari pada baja ringan,’’ tuntasnya.

 

The career criminals in genre novels don’t have money problems. If they need some, they just go out and steal it. But such financial transactions can backfire, which is what happened back in 2004 when the Texas gang in Michael

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Artikel lainnya »