jual ruko

Rp 1.820.000.000

Harga Rumah Impian Termurah Sentul RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL). Harga Rumah Impian Termurah Sentul

Harga Rumah Impian Termurah Sentul salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Harga Rumah Impian Termurah Sentul

Harga Rumah Impian Termurah Sentul

Aku mengenalnya  12 tahun yang lalu, dalam sebuah acara pengajian rutin kami,… Sosoknya terkadang membuatku berge

Aku mengenalnya  12 tahun yang lalu, dalam sebuah acara pengajian rutin kami,…

Sosoknya terkadang membuatku bergegas untuk bersegera memenuhi apa yg beliau sarankan kepada kami, entah apa penyebabnya..di awal pertemuan dengannya pun aku merasa deg degan.karena konon dari informasi yang aku dapat beliau ini orangnya tegas (afwan ya…nggak berani dong kalo aku sebut beliau galak…emang singa/) dan benar…bahkan untuk menatap matanyapun terkadang aku tidak berani.sekilas dari pertemuan pertama kami, aku menangkap bahwa beliau memang   orang yang cerdas, gesit dan sibuk.itu kesanku…

aku biasa memanggilnya dengan mba Sari…seindanh namanya,…kata katanya memang selalu menjadi sari bagi kehidupanku…banyak hal hal yg beliau kritik dalam kehidupanku…meski terkadang sakit hati di awalnya tetapi manis di akhirnya…

seiring berjalannya dengan waktu…aku mulai bisa memahami beliau..kelihatannya beliau adalah seorang koleris melankolis sejati.he…he…bisa di bayangkan kan?karisma yang ada padanya terpancar karena kesholehahannya…

ketegasan beliau memang terkadang membuaku stress…tapi melihat kedekatan beliau dengan ilahnya membuat aku menutup mata dengan segala hal yg terkadang bisa membuat aku menangis…tapi itulah beliau, kedekatan dengan Robbnya ini membuat semua nasihatnya terdengar bernas, mencambuk hati,dan memaksa jazadku untuk selalu menjadi lebih baik.

meski terkadang ada bebrapa temanku yang terheran heran dengan persahabatan kami…kok..mba heni bisa tahan ya?dengan orang yg keras sperti itu?aku hanya bisa tersenyum…yah…di sekelilingku banyak sekali orang orang keras, saat aku kecil,saat aku sekolah di sd,smp dan sma, bahkan tatkala kuliahpun banyak orang orang yang keras, tetapi Alhamdulillah aku bisa berdamai dengan mereka…aku bisa mendengarkan mereka bercerita…aku fikir…justru di balik kekerasan mereka tersimpan kelembutan loh….

seiring berjalannya waktu juga…beliau  jadi seperti kakak , dan sebagai seorang adik pasti aku juga tahu dong…kehidupannya, subhanalloh..sangat sederhana..beliau berdua dengan suaminya..kalo boleh saya katakan betul betul rajin sekali bersedekah…bukan cuma dengan sedekah uang, tapi juga bersedekah dengan ilmu mereka,pekerjaan tetap suaminya adalah seorang pedagang buku…yg terkadang laku terkadang juga tidak.kesan yang aku tangkap adalah bahwa pekerjaan mereka berdua sebetulnya bukan berjualan buku …tapi justru berdakwah..dan pekerjaan sambilannya adalah pedagang buku.Alhamdulillah Alloh mencukupkannya untuk membiayai kehidupannya bahkan untuk kuliah ketiga anak mereka.

” Jangan takut masalah rejeki,.Allohlah yg mencukupkannya ” kata kata itu yg selalu beliau katakan, “yang penting Intan surulloha yansurukum,wa yu tsabit aqdamakum” barang siapa yang menolong agama Alloh pasti Alloh juga akan menolong kita dek…

Masya Alloh…resep mujarap ini pulalah yg aku terapkan sampai sekarang dalam berbisnis…orientasi sebenarnya adalah bisnis akhirat…sehingga Alloh pasti akan melancarkan bisnis kita di dunia…

tak masuk akal memang tapi inilah yang aku jalani…terkadang hampir satu minggu penuh aku berpindah dari majelis taklim ke majelis taklim..tanpa sempat mempromosikan jualanku (bakso, mpek@ dsb) tapi…Allohlah pemilik rezky,,selalu ada saja yang memesan daganganku…

kembali ke cerita tentang  mba sari…

hingga awal januari 2011 , beliau tiba tiba meng sms “dek..doain mba ya..insya Alloh mba berangkat haji tahun 2015.iyya mba insya Alloh..waktu haji kemaren tanpa mba minta juga sudah aku doain kok…

ternyata ceritanya tidak akan sampai di 2015…karena 2 minggu yang lalu…tiba tiba telepon rumahku berdering jam 11 malem…

“dek…hick…hick…terust…hening….cuma ada suara tercekat menahan tangis…” ada apa mba?tanyaku penuh ke khawatiran,

“mas dek…” katanya meneruskan..”ada apa dengan mas Handoko mba? tanyaku khawatir…

“Alhamdulillah barusan dapat kabar kalo mas di tugaskan jadi TPHD” katanya masih dengan penuh haru…Alhamdulillah dong mba…terus kenapa menangis mba?bukannya harus bersyukur? tanyaku…

“hick..doain mba ya…adek kan tahu, mba sari nggak mau kalo kami hajinya sendiri sendiri,mba bener bener minta di dorong dengan doa, semoga Aloh benar benar mengundang kami berdua menjadi tamnu Nya …sekarang mas han lagi berusaha cari peluang kursi kosong di daerah temapt beliau di tugaskan, bener bener minta di dorong dengan doa ya dek…”

iyya mba insya Alloh, tenang saja mba…semua kejadian kan sudah di tulis di lauh mahfudz..pasrahkan semua kepada Alloh swt.mudah mudahan semuanya di mudahkan oleh Alloh swt.

2 hari kemudian aku mendapat sms…”dek nanti malem mba ke rumah yah”. meski penasaran juga , beliau mau apa ke rumah, tapi langsung aku jawab “siap mba”.dan ternyata bd magrib…beliau sudah di depan pintu rumahku sambil membawa martabak coklat manis kesukaan anak kami…” dek…katanya seolah tak sabar, mba Insya Alloh jadi berangkat haji sekarang..”katanya sambil memelukku, menangis berdua kami sambil berpelukan di depan pagar, Tabarakalloh…mba…alhamdulillah..” mba kesini mau belajar banyak yah…soalnya mba kan nggak sempat manasik…

“ah…mba ada ada saja..”biasa saja mba..kebetulan saja kami pergi lebih dahulu…kalo dari segi ilmu mba dan mas han lebih dari kami, kataku merendah…”.eh…serius dek…mba mau belajar…kan manasik itu sunah” kata beliau merendah.

dan malam itu, kami berempat benar benar berdiskusi, berbagi pengalaman sambil sama sama membuka kitab tentang haji.mempelajari hukum hukum mana yang rukun, mana yang syarat dan mana yang sunah, sambil berbagi pengalaman tentang pengalaman yg pernah kami lalui.

seperti dugaanku bukan manasik sebenarnya yg menjadi intinya…karena kalo dari segi ilmu beliau beliau ini lebih mumpuni dari kami.Dengan suara yang sedikit berat mas han menceritakan bahwa..dalam 2 hari ini beliau membutuhkan uang sekitar 20 jutaan sebagian untuk  melunasi bpih mba sari, sebagian untuk bekal dan biaya beli hadyu, dan yang paling penting adalah uang saku untuk ketiga putra putri beliau.

kami berdua tercekat…ya Alloh,…seandainya kami punya, dan belum sempat kami mengemukakan alasan kami, mas han sudah mendahului, sebenarnya kami masih punya cadangannya sih..mobil VW tua  kami…insya Alloh kalo di jual juga laku 20 an juta.tapi menjual mobil tua dalam waktu 2 hari sepertinya hal yang susah…katanya mengaakhiri pembicaraannya.

Dan malam itu kami tercenung…”allohumma yasirru wa la tu ashiru” ya Alloh…hamba yakin engkau pasti akan menolong dan mencarikan jalan keluar yang baik bagi dua orang sholeh ini…ehm…mas…coba nanti ana browsing ya ke komunitas mobil VW..siapa tahu ada yang minat…ana lihat mobil antum masih cukup terawat”, ana cuma butuh fotonya saja, besok pagi kalo sudah terang , yah sekitar jam tujuhan lah sebelum ana ke kantor ana foto dulu ya mas, siapa tahu bisa laku cepat.Alloh kan melihat usaha kita.

dan malam itu…mereka berpamitan.

esok paginya bersama suami aku berangkat ke rumah mba sari,

“assalamu’alaikum,”

“wa alaikum salam….masuk dek…”

kulihat mukanya ceria sekali meski matanya terlihat sembab bekas bekas air mata masih terlihat jelas di wajahnya.

‘duduk de…sebentar ya,,mas han lagi mandi dulu”

tak berapa lama mas han muncul dari dalam rumah.

wah..sudah siap bawa kamera nih katanya sambil menjabat tangan suamiku.

begini ah…ana jadi tambah bingung nih…kata mas Han membuka pembicaraan,

“antum sudah cerita ke mana saja akh?” tanyanya dengan serius…

“cerita apa mas?” dengan suara dan mimik yang tak kalah serius suamiku balik bertanya.

“cerita bab uang 20 juta?” kata mas Handoko

“ha?” kata suamiku kaget…”belum akhi,..belum sempat cerita cerita…kan tadi malem kita selesai jam 11 malem.ada apa mas?”

“begini akh johni, tadi malem sepulang dari tempat antum, ana dapat sms dari sesorang minta nomor rekening, ana kira berkaitan dengan iklan mobil vw , malah ana sempat berfikir..wah..antum cepet juga yah cara kerjanya,jadi ana kasih saja tuh nomor rekening”,kata mas han serius

“terus akh”kata mas johni nggak sabaran..

“tadi pagi ana dapat sms lagi..nih bunyinya”, kata mas han sambil memberikan hpnya ke tangan suamiku

Perlahan tapi pasti mas johnipun membaca sms tsb.dengan suara keras agar semua bisa mendengar : “mohon di cek apakah sudah di terima uang sebesar 25 juta?”

“ana langsung cek tuh akh john,

“Subhanalloh..ternyata memang ada uang masuk sebesar 25 juta, jadi ana sms balik”,uang sudah masuk, maaf ini dengan pak siapa ya?”mobil mau diambil kapan?kata mas han sambil memperagakan gerakan tangannya ketika sms.

“nggak berapa lama kemudian,kemudian orang itu sms “barakalloh..semoga antum bisa menjadi haji yang mambrur insya Alloh uangnya halal dan anggaplah itu rejeki dari Alloh”,  sampai di sini ana jadi lemesh akh…ana masih bingung apa sebenarnya maksud sms tersebut, sampai ana ulang bersama istri di baca bolak balik…apa benar ini maksudnya si akh ini ngasih Rizki ke ana?”….dengan tetap  berwajah tawadhu mas meneruskan ceritanya ,

“ana telepon saja nomornya,ternyata sampai sekarang nggak nyambung nyambung, bahkan dari tadi pagi ana sudah sibuk mencari cari adakah yg kenal dengan nomor kontak ini…tapi tak ada satupun yang faham…dan kenal…sepertinya “ikhwah ini” sengaja membeli kartu prabayar akh…yang sekali buang…subhanalloh…ana ingin sekali bertemumuka langsung…

Dan seperti tadi malam…kamipun menagis terharu…”Hal jazaa ul ihsanu ilal ihsan…” hal yang baik pasti akan di balas dengan kebaikan, kami yakin, orangnya pasti orang dekat dengan beliau…tapi subhanalloh…kami tak bisa menbaknya satu persatu.. siapapun yang menolong sahabat kami ini. kami yakin seratus persen…pasti akan mendapatkan balasan atas semua kebaikannya oleh Alloh SWT.

Dan Sekarang Alhamdulillah kedua sahabat kami sedang di Madinah sekarang sedang bersiap menuju ke makah al mukaromah, untuk bersiap melakukan prosesi haji. semoga di mudahlkan dalam menjalani ibadah mereka dan menjadi haji yg mabrur.aamiin.

Saco-Indonesia.com — Dari sebuah kasus kecelakaan lalu lintas di Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (29/1/2014), membuka tabir kasus perencanaan pembunuhan dan perampokan warga Kota Bogor, Jawa Barat.

Kepolisian Resor Bogor Kota menahan tiga warga Pandeglang, Banten, yakni DRD (15), DR (23), dan SA (19), sebagai tersangka kasus percobaan pembunuhan dan perampokan Nur Taufik (23), warga Kota Bogor.

DRD, siswa SMA di Pandeglang, adalah kekasih Nur dan adik dari DR. SA adalah teman DR yang diajak oleh kakak beradik itu menghabisi Nur di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Rabu malam. Selanjutnya, pada malam itu juga mereka hendak membuang jasad korban ke Serang, Banten.

Kasus ini bermula dari perkenalan, komunikasi, dan percintaan antara DRD dan Nur. Keduanya sudah menjalin hubungan asmara sejak dua bulan lalu. Selama berpacaran, DRD dan Nur melangkah terlalu jauh. Mereka sudah beberapa kali berhubungan layaknya suami-istri.

Namun, menurut DRD, saat jumpa pers di Polres Bogor Kota, Rabu (5/2/2014), hubungan seks itu karena desakan dan ancaman Nur. Didesak dan diancam tetapi mencintai kekasih, DRD terpaksa memenuhi permintaan Nur.

Karena sudah menyerahkan kehormatan tetapi merasa masa depan cintanya tidak jelas, DRD khawatir bakal dicampakkan oleh Nur. Kekhawatiran itu mendorong sang remaja mengadu kepada DR. Tidak terima sang adik dipaksa melayani kebutuhan seks Nur, DR marah. Kakak beradik itu lalu sepakat membunuh Nur. DR kemudian mengajak SA berkomplot.

”Sebenarnya saya tidak tega, tetapi Abang sangat marah dan tidak bisa saya cegah,” kata DRD tertunduk.

Eksekusi

Pada Rabu malam minggu lalu, DRD, DR, dan SA melaksanakan rencana pembunuhan itu. Mereka pun pergi ke Bogor untuk menghabisi Nur. Di Kota Bogor, mereka berpisah agar Nur lengah. Memang kedatangan ketiganya diketahui Nur. Namun, untuk memberi kesempatan kepada DRD dan Nur berduaan, DR dan SA memilih berjalan-jalan ke tempat lain terlebih dahulu.

Di Kota Bogor, DRD menghubungi Nur dan meminta dijemput di Terminal Baranangsiang. Nur datang dengan mobil Toyota Yaris putih F 1566 HH.

DRD kemudian meminta Nur berkeliling terlebih dahulu menikmati suasana Kota Bogor. Selanjutnya, DRD bilang agar Nur menjemput DR dan SA yang juga datang dari Pandeglang ke Bogor. DR dan SA minta dijemput di Lapangan Sempur.

Tanpa curiga, Nur menyanggupi permintaan sang pacar. Mereka menjemput DR dan SA. Saat bertemu dengan Nur, DR melontarkan kemarahannya. DR memaki-maki Nur karena telah memaksa DRD untuk berhubungan seks.

Saat itulah, DR dan SA menganiaya Nur. DR menikam Nur dengan pisau yang sudah disiapkan sejak dari Pandeglang. Akibat ditikam di leher, Nur roboh, terluka, dan tidak bergerak.

Ketiganya menyangka korban sudah tewas sebab tidak ada reaksi apa pun. Kemudian, DR dan SA mengikat, mengangkat, dan menaruh korban di bagasi mobil. Lalu, ketiga pelaku berkendara ke arah Serang, Banten, untuk membuang jasad Nur.

Dalam perjalanan, di Karawaci, mobil yang dikendarai DRD itu menabrak tewas pengendara sepeda motor.

Kasatreskrim Polres Bogor Kota Ajun Komisaris Candra Sasongko mengatakan, kecelakaan itulah yang kemudian membuka tabir kasus penganiayaan dan perampokan Nur oleh ketiga tersangka. Karena terlibat kecelakaan di lokasi yang agak ramai, mobil itu dicegat dan ditahan oleh massa yang kemudian menghubungi petugas.

Petugas datang, mengecek mobil, dan terkejut melihat lelaki terikat dan bersimbah darah di bagasi mobil itu. Petugas menangkap dan membawa DRD, DR, dan SA ke kantor polisi untuk diperiksa. Ketiga pelaku mengakui perbuatan mereka, yaitu telah menganiaya korban, bahkan hendak membuang korban ke Serang, Banten. Nur kini dirawat di RS PMI Bogor.

Ketiga tersangka terancam hukuman paling kurang tujuh tahun penjara.

Sumber :kompas.com

Editor : Maulana Lee

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

Mr. Fox, known for his well-honed countrified voice, wrote about things dear to South Carolina and won over Yankee critics.

Artikel lainnya »