jual ruko

Rp 1.820.000.000

Harga Rumah Nyaman Murah RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL).

Harga Rumah Nyaman Murah RumahCantikku.com adalah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Harga Rumah Nyaman Murah

Harga Rumah Nyaman Murah

saco-indonesia.com, Album Kikan Namara usai lepas dari Cokelat tak kunjung rampung. Hal itu dikarenakan ia telah ada proyek peng

saco-indonesia.com, Album Kikan Namara usai lepas dari Cokelat tak kunjung rampung. Hal itu dikarenakan ia telah ada proyek penggarapan lagu untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertajuk Serukan Keadilan dalam menyambut peringatan hari anti korupsi.

"Aku juga masih kerjakan album yang tidak selesai. Sempat kepotong project lagu untuk KPK dalam rangka untuk menyambut hari raya anti korupsi. Judulnya Serukan Keadilan," katanya di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Menurut Kikan penggarapan lagu itu telah memiliki tujuan yang jelas, untuk dapat membangkitkan semangat masyarakat yang pesimis dengan kasus korupsi di tanah air. Kikan optimis suatu saat nanti Indonesia akan terbebas dari tindak korupsi.

"Tujuannya jelas, bisa dapat membangkitkan semangat orang yang pesimis sama korupsi bangsa. Bagaimana caranya kita yang muda bisa meyakinkan gelap ini nggak selamanya, terang nanti pasti ada," paparnya.

Dilanjutkan, target dari lagu Serukan Keadilan untuk bisa menanamkan integritas kepada siswa SMP dan SMA. "Aku berharap ada kesinambungan sama program-program lainnya," harapnya.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Ciri Orang Yang Berpikir Positif Yang Utama Adalah Optimisme Optimisme adalah sebuah pemikiran penuh harapan dan percaya diri bahwa apa yang ditujunya akan tercapai. Optimisme adalah pandangan yang penuh harap. Sebuah sikap optimis bisa lahir saat seseorang memiliki keyakinan yang kuat bahwa dia bisa mencapai apa yang dia harapkan. Inilah ciri orang yang berpikir positif.

saco-indonesia.com, Ciri Orang Yang Berpikir Positif Yang Utama Adalah Optimisme

Optimisme adalah sebuah pemikiran penuh harapan dan percaya diri bahwa apa yang ditujunya akan tercapai. Optimisme adalah pandangan yang penuh harap. Sebuah sikap optimis bisa lahir saat seseorang memiliki keyakinan yang kuat bahwa dia bisa mencapai apa yang dia harapkan. Inilah ciri orang yang berpikir positif.

“Tapi, bagaimana saya bisa optimis? Saya memiliki banyak kekurangan.”

Optimisme tidak ada hubungannya dengan kekurangan. Siapa yang tidak punya kekurangan? Orang yang optimis akan yakin bahwa dia juga mampu mengatasi semua kekurangan yang ada. Tidak punya modal untuk bisnis? Dia yakin bahwa dia akan mendapatkan modal tersebut. Tidak bisa bahasa Inggris untuk mendapatkan kerja? Orang optimis yakin bahwa dia bisa mempelajari bahasa Inggris. Kekurangan, sama sekali tidak mempengaruhi optimisme. Ciri orang yang berpikir positif tetap yakin meski dia banyak kekurangan, karena dia yakin selalu ada jalan keluar.

Lalu, dari manakah sumber keyakinan ini? Jika kita membaca literatur barat yang ditulis oleh mereka yang bukan beragama Islam, mereka mengatakan bahwa sumber keyakinan kita hanya berasal dari potensi dan kekuatan pikiran kita. Memang benar, bahwa kita sudah diberikan postensi yang besar oleh Allah SWT, tetapi sumber keyakinan itu bukan hanya berasal dari potensi diri kita atau pikiran kita, tetapi –yang utama– kita yakin karena Allah SWT akan menolong, membantu, memberikan petunjuk, dan mengabulkan do’a kita.
Berpikir Positif dan Kritis

“Tapi… kita juga perlu berpikir kritis.”

Salah! Yang kita perlukan ialah: kita perlu berpikir kritis, kreatif, dan rasional. Jadi bukan berpikir kritis dan positif saja. Silahkan selami situs ini, Anda akan menemukan pembahasan tentang berpikir kritis, kreatif, dan rasional. Artikel ini memang khusus membahas ciri orang yang berpikir positif.

Berpikir positif bukan berarti kita memandang semua hal menjadi positif, apalagi menjadi benar. Bukan berarti apa pun yang dilakukan oleh orang lain, kita berkata “berpikir positif saja!” Kadang kata-kata ini juga sebagai alat untuk pembenaran diri juga. Saat ada orang yang menyalahkan dia, dia mengatakan “Kamu harus berpikir positif.” Salah adalah salah, benar adalah benar.

Berpikir positif lebih kepada kemampuan memikirkan hal yang positif dari apa pun kejadian dan kondisi. Bukan menjadikan hal negatif menjadi positif, tetapi mampu memikirkan hal yang positif dari kondisi atau kejadian negatif sekali pun. Yang salah tetap salah, namun kita bisa melihat (baca memikirkan) hal positif dari kesalahan itu. Itulah yang disebut dengan hikmah. Berpikir positif akan berkiatan dengan hikmah.

Jadi berpikir positif tidak memupus kemampuan kita berpikir kritis.
Tidak Mudah Menjadi Negatif

Seperti angka, semakin besar angka positif akan semakin sulit untuk menjadi negatif. Jika kondisi Anda positif pada sekala 10, maka akan tetap positif jika masuk pikiran negatif pada sekala 4. Mungkin skala pikiran positif Anda berkurang menjadi 6. Optimisme Anda masih ada tetapi sedikit berkurang. Ciri orang yang berpikir positif tidak akan mudah berubah menjadi pesimis, apalagi jika dia memiliki pikiran positif pada sekalan 100, maka pikiran negatif pada skala 4 tidak akan terasa.

Orang yang semangat dan memiliki optimisme tetapi masih mudah terganggu, artinya tingkat pikiran positifnya masih rendah. Dia memiliki ciri orang yang berpikir positif, tetapi masih rendah. Jika Anda merasa, Anda harus meningkatkannya.
Mampu Melihat Cahaya

Jika diibaratkan, ciri orang yang berpikir positif adalah mampu melihat cahaya atau potensi cahaya. Hal yang positif itu ibarat cahaya atau penerang. Jika meski dia melihat/mengalami persitiwa senegatif apapun, dia akan melihat cahaya dan selalu melihat harapan. Optimisme didapat karena dia mampu melihat cahaya yang akan menerangi jalannya.

Orang yang berpikir positif, akan mampu melihat tabir atau kegelapan yang menghalanginya dari cita-cita atau tujuan besar sekali pun seperti yang dibahas pada artikel ini.

Sumber : http://www.motivasi-islami.com

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.

The live music at the Vice Media party on Friday shook the room. Shane Smith, Vice’s chief executive, was standing near the stage — with a drink in his hand, pants sagging, tattoos showing — watching the rapper-cum-chef Action Bronson make pizzas.

The event was an after-party, a happy-hour bacchanal for the hundreds of guests who had come for Vice’s annual presentation to advertisers and agencies that afternoon, part of the annual frenzy for ad dollars called the Digital Content NewFronts. Mr. Smith had spoken there for all of five minutes before running a slam-bang highlight reel of the company’s shows that had titles like “Weediquette” and “Gaycation.”

In the last year, Vice has secured $500 million in financing and signed deals worth hundreds of millions of dollars with established media companies like HBO that are eager to engage the young viewers Vice attracts. Vice said it was now worth at least $4 billion, with nearly $1 billion in projected revenue for 2015. It is a long way from Vice’s humble start as a free magazine in 1994.

Photo
 
At the Vice after-party, the rapper Action Bronson, a host of a Vice show, made a pizza. Credit Jesse Dittmar for The New York Times

But even as cash flows freely in Vice’s direction, the company is trying to keep its brash, insurgent image. At the party on Friday, it plied guests with beers and cocktails. Its apparently unrehearsed presentation to advertisers was peppered with expletives. At one point, the director Spike Jonze, a longtime Vice collaborator, asked on stage if Mr. Smith had been drinking.

“My assistant tried to cut me off,” Mr. Smith replied. “I’m on buzz control.”

Now, Vice is on the verge of getting its own cable channel, which would give the company a traditional outlet for its slate of non-news programming. If all goes as planned, A&E Networks, the television group owned by Hearst and Disney, will turn over its History Channel spinoff, H2, to Vice.

The deal’s announcement was expected last week, but not all of A&E’s distribution partners — the cable and satellite TV companies that carry the network’s channels — have signed off on the change, according to a person familiar with the negotiations who spoke on the condition of anonymity because the talks were private.

A cable channel would be a further step in a transformation for Vice, from bad-boy digital upstart to mainstream media company.

Keen for the core audience of young men who come to Vice, media giants like 21st Century Fox, Time Warner and Disney all showed interest in the company last year. Vice ultimately secured $500 million in financing from A&E Networks and Technology Crossover Ventures, a Silicon Valley venture capital firm that has invested in Facebook and Netflix.

Those investments valued Vice at more than $2.5 billion. (In 2013, Fox bought a 5 percent stake for $70 million.)

Then in March, HBO announced that it had signed a multiyear deal to broadcast a daily half-hour Vice newscast. Vice already produces a weekly newsmagazine show, called “Vice,” for the network. That show will extend its run through 2018, with an increase to 35 episodes a year, from 14.

Michael Lombardo, HBO’s president for programming, said when the deal was announced that it was “certainly one of our biggest investments with hours on the air.”

Vice, based in Brooklyn, also recently signed a multiyear $100 million deal with Rogers Communications, a Canadian media conglomerate, to produce original content for TV, smartphone and desktop viewers.

Vice’s finances are private, but according to an internal document reviewed by The New York Times and verified by a person familiar with the company’s financials, the company is on track to make about $915 million in revenue this year.

Photo
 
Vice showed a highlight reel of its TV series at the NewFronts last week in New York. Credit Jesse Dittmar for The New York Times

It brought in $545 million in a strong first quarter, which included portions of the new HBO deal and the Rogers deal, according to the document. More of its revenue now comes from these types of content partnerships, compared with the branded content deals that made up much of its revenue a year ago, the company said.

Mr. Smith said the company was worth at least $4 billion. If the valuation gets much higher, he said he would consider taking the company public.

“I don’t care about money; we have plenty of money,” Mr. Smith, who is Vice’s biggest shareholder, said in an interview after the presentation on Friday. “I care about strategic deals.”

In the United States, Vice Media had 35.2 million unique visitors across its sites in March, according to comScore.

The third season of Vice’s weekly HBO show has averaged 1.8 million viewers per episode, including reruns, through April 12, according to Brad Adgate, the director of research at Horizon Media. (Vice said the show attracted three million weekly viewers when repeat broadcasts, online and on-demand viewings were included.)

For years, Mr. Smith has criticized traditional TV, calling it slow and unable to draw younger viewers. But if all the deals Vice has struck are to work out, Mr. Smith may have to play more by the rules of traditional media. James Murdoch, Rupert Murdoch’s son and a member of Vice’s board, was at the company’s presentation on Friday, as were other top media executives.

“They know they need people like me to help them, but they can’t get out of their own way,” Mr. Smith said in the interview Friday. “My only real frustration is we’re used to being incredibly dynamic, and they’re not incredibly dynamic.”

With its own television channel in the United States, Vice would have something it has long coveted even as traditional media companies are looking beyond TV. Last year, Vice’s deal with Time Warner failed in part because the two companies could not agree on how much control Vice would have over a 24-hour television network.

Vice said it intended to fill its new channel with non-news programming. The company plans to have sports shows, fashion shows, food shows and the “Gaycation” travel show with the actress Ellen Page. It is also in talks with Kanye West about a show.

It remains to be seen whether Vice’s audience will watch a traditional cable channel. Still, Vice has effectively presold all of the ad spots to two of the biggest advertising agencies for the first three years, Mr. Smith said.

In the meantime, Mr. Smith is enjoying Vice’s newfound role as a potential savior of traditional media companies.

“I’m a C.E.O. of a content company,” Mr. Smith said before he caught a flight to Las Vegas for the boxing match on Saturday between Floyd Mayweather Jr. and Manny Pacquiao. “If it stops being fun, then why are you doing it?”

Artikel lainnya »