Jual rumah di bogor

Rp 4.855.000.000

Jual Rumah Modern 2016 Murah RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL). Jual Rumah Modern 2016 Murah

Jual Rumah Modern 2016 Murah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Jual Rumah Modern 2016 Murah

Jual Rumah Modern 2016 Murah

Saco-Indonesia.com - Olahraga di luar ruangan memiliki banyak manfaat. Selain dapat menikmati udara segar dengan lebih baik, o

Saco-Indonesia.com - Olahraga di luar ruangan memiliki banyak manfaat. Selain dapat menikmati udara segar dengan lebih baik, olahraga luar ruangan juga bisa membuat kegiatan membakar kalori ini menjadi lebih menyenangkan.

Seorang personal trainer dari Park City, Utah, Dori Madsen mengatakan, latihan membakar kalori yang efektif adalah dengan latihan ketahanan otot. Latihan ini menjadi lebih menyenangkan saat dilakukan di luar ruangan, karena beberapa variasi gerakan ada yang membutuhkan tempat lebih luas.

Latihan ketahanan otot, ujar Madsen, merupakan jenis latihan untuk merangsang kemampuan otot untuk berkontraksi selama periode tertentu. Latihan ini akan lebih baik dilakukan dengan intensitas tinggi dan secara interval.

"Latihan ketahanan otot dapat membakar lebih banyak kalori. Semakin sedikit Anda membutuhkan bantuan, semakin tinggi ketahanan yang diciptakan," tuturnya.

Berikut ini beberapa latihan interval yang dapat Anda lakukan di luar ruangan untuk membakar kalori.

1. Pemanasan. Lakukan jogging sekitar 10 menit dengan kecepatan yang santai.

2. Batasi area melakukan latihan. Jika sudah lama tidak berolahraga, sebaiknya jangan memakai area terlalu luas, cukup sekitar 15 meter.

3. Berlarilah sekencang-kencangnya dari ujung ke ujung batas yang sudah Anda buat, kemudian untuk kembali, lakukan lari mundur.

4. Lakukan gerakan sit up sebanyak 25 hingga 50 kali.

5. Ulangi langkah ketiga.

6. Lakukan gerakan push up 10 hingga 20 kali.

7. Ulangi langkah ketiga hingga keenam.

8. Berjalanlah sekitar 400 meter.

9. Lakukan lari cepat lagi selama sekitar tiga menit, dan perlahan turunkan kecepatan dan berganti dengan jogging.

10. Berjalan selama 3 menit.

11. Ulangi dari langkah ketiga hingga ke- 10.

Sumber :Womens Health/Kompas.com
 
Editor :Maulana Lee
 
 
 
 
 

    saco-indonesia.com,     Kasih kulihat darimu ada     Sesuatu yang beda memb

    saco-indonesia.com,

    Kasih kulihat darimu ada
    Sesuatu yang beda membuatku
    Menjadi tak mengerti..

    Katakanlah sejujurnya
    Padaku jangan kau membisu
    Yakinlah ku pasti mengertikan dirimu..

    Ternyata kau sudah tak lagi mencintaiku
    Dan kau ingin akhiri semua sampai di sini
    Maafkan jika selama ini aku tak bisa
    Bahagiakan dirimu bahagiakan dirimu

    oohoo.. hooo.. oohooo.. hoooo..


    Editor : Dian Sukmawati

 

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Artikel lainnya »