jual condotel mewah

Rp 2.422.000.000

Tempat Lahan Kebun Murah Bogor RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL).

Tempat Lahan Kebun Murah Bogor RumahCantikku.com adalah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Tempat Lahan Kebun Murah Bogor

Tempat Lahan Kebun Murah Bogor

saco-indonesia.com, Tim Propam Kepolisian Daerah Bangka Belitung telah berhasil mengamankan Kapolsek Toboali, AKP SMB di rumah d

saco-indonesia.com, Tim Propam Kepolisian Daerah Bangka Belitung telah berhasil mengamankan Kapolsek Toboali, AKP SMB di rumah dinasnya di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. SMB telah diamankan terkait dalam kasus pasir timah.

"Tim Propam Polda Babel telah mengamankan Kapolsek Toboali pada Minggu (26/1) lalu terkait dalam dugaan penyimpanan pasir timah seberat 600 kilogram di kamar mandi rumah dinasnya," ujar Kabid Humas Polda Babel AKBP Riza Yulianto di Pangkalpinang, Kamis (30/10).

Selain telah mengamankan Kapolsek Toboali, Tim Propam juga telah berhasil menangkap Robby warga Kampung Lalang, Kecamatan Toboali dan seorang anggota Reskrim Polsek Toboali yang diduga telah menjual pasir timah tersebut kepada Kapolsek. "Saat ini Kapolsek Toboali masih harus menjalani pemeriksaan Propam karena telah menyimpan dan memperjualbelikan pasir timah itu," katanya.

Kapolsek itu diduga telah melakukan pelanggaran disiplin berupa menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi sesuai Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003. Dia juga menyebutkan, saat penggerebekan aparat kepolisian telah menyita 12 kampil berisi pasir timah yang disembunyikan di dalam sebuah baskom.

"Pada saat pengecekan di rumah anggota Reskrim Polsek Toboali, Propam juga telah menemukan 10 kampil timah, masing-masing lima kampil berisi pasir timah kering dan lima kampil berisi timah basah," ungkapnya.

Pada saat Tim Propam menelusuri rumah dinas anggota Reskrim tersebut, juga telah diamankan seorang penjual timah bernama Robby dan setelah dilakukan pengecekan ditemukan 12 kampil timah seberat 600 kilogram. "Dari tangan Robby juga didapatkan tiga kampil pasir timah seberat 150 kilogram yang hendak dia jual kepada Kapolsek Toboali," ujarnya.


Editor : Dian Sukmawati

Profil Risalah adalah tugas yang dipikulkan kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi was salam untuk menyampaikan wahyu yang


Profil

Risalah adalah tugas yang dipikulkan kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi was salam untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada umat muslim, selain itu Risalah yang dibawa Nabi Muhammad shalallahu alaihi was salam juga memiliki keistimewaan dari segi peruntukan. Jika, nabi-nabi sebelumnya membawa risalah khusus untuk ummat tertentu, maka risalah kenabian Muhammad shalallahu alaihi was salam diperuntukkan bagi seluruh ummat hingga hari kiamat. Allah subhanahu wa ta’ala telah mengamanahkan beban risalah ini hanya kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi was salam. Dan diantara risalah yang Allah turunkan adalah rukun-rukun Iman dan Islam, termasuk didalamnya adalah menunaikan ibadah Haji dan Umroh.

Penertian Haji Dan Umroh

Pengertian Umroh bahasa artinya berkunjung, sedangkan secara istilah adalah berkunjung ke ka’bah dengan melaksanakan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan umrah dalam rangka mendekatkan diri pada Allah.

Umrah disebut juga haji kecil, karena beberapa ketentuannya hampir sama dengan haji misalnya tentang syarat-syarat, rukun, atau larangan-larangannya. Apalagi perintah umrah disejajarkan dengan perintah haji. Allah berfirman :

Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah (Al-Baqoroh:196).

tetapi pelaksanaan umrah lebih sederhana dibandingkan dengan pelaksanaan haji. Umrah dapat dilaksanan sewaktu-waktu sepanjang tahun, baik di dalam bulan haji atau sebelum maupun sesudahnya.

       Bisa melaksanakan ibadah Umroh ke tanah suci adalah impian setiap muslim. Tentu, tidak akan ada hamba Allah yang menolak menikmati kesempatan beribadah di negeri para nabi, menapaki jejak Rosulullah untuk bersujud di hadapan ka’bah secara langsung. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini dikarenakan jarak yang memisahkan, untuk berumroh, seorang muslim harus merogoh saku lebih dalam untuk memperoleh kesempatan ini.

Dalam hal yang paling mandasar dibutuhkan oleh setiap Jama’ah yang menjalankan ibadah umroh adalah kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan rutinitas ibadah umroh itu sendiri dari keberangkatan sampai akhirnya kembali lagi kerumah masing-masing.

Begitu juga dengan makna disetiap ritual Umroh itu sendiri mempunyai artian yang berbeda-beda. Didalamnya berlangsung sebuah peristiwa sosial, yang tidak hanya menghubungkan manusia dengan Allah SWT,melainkan juga tentang manusia berhubungan dengan manusia lainnya. Mempererat tali silaturahim diantara Jama’ah memiliki banyak manfaat bagi kita semua, salah satunya mendapat Ridho dari Allah SWT dan meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan,

Orang yang hendak pergi menunaikan ibadah Umroh biasanya menggunakan jasa KBIH atau perusahaan penyelenggara ibadah Umroh untuk menyiapkan segala kebutuhan seperti visa umroh, tiket pesawat, akomodasi, memandu seluruh kegiatan ibadah umroh selama ditanah suci.

Dengan demikian, jamaah tinggal mempersiapkan diri untuk berangkat ketanah suci dan melaksanakan ibadah umroh supaya meraih keutamaan dan pahala dari Allah SWT. Supaya tujuan ibadah umroh terpenuhi,

Penting bagi Jama’ah untuk mencari KBIH atau perusahaan penyelenggara ibadah umroh yang baik, jujur, bertanggung jawab, bisa dipercaya dan mengakomodasi segala kebutuhan selama berlangsungnya ibadah Umroh tersebut.

Perusahaan penyelenggara ibadah umroh diharapkan dapat memenuhi harapan para Jama’ah yaitu memperoleh ibadah yang khusu, aman, nyaman, dapat memahami segala macam bentuk dan makna

dari ibadah Umroh itu sendiri dan sesuai dengan apa yang di syariatkan oleh Rosulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Salah memilih KBIH atau perusahaan penyelenggara umroh akan berdampak buruk bagi kesejahtraan Jama’ah, sehingga tentunya akan mempengaruhi kelancaran dan kualitas ibadah.

 

RISALAH WISATA NABAWI yang berdiri sejak tahun 2012 memberikan solusi tepat bagi para Jama’ah dengan menawarkan pelayanan yang prima, tanggap dan optimal untuk membantu para Jama’ah dalam menjalankan ibadah Umroh. Bagi kami, tiada hari tanpa menolong sesama, keberhasilan, kekhusu’an dan kepuasan para jama’ah selama menjalankan ibadah umroh adalah kebanggan tersendiri bagi kami sebagai penyelenggara ibadah Umroh. Alhamdulillah selama kami telah membantu para Jama’ah dari berbagai daerah di Indonesia khususnya daerah jawa barat dalam menjalankan ibadah umroh.

Sebelum keberangkatan, kami berbagi pengetahuan akan hal-hal yang dasar dalam ibadah Umroh dan berbagai macam persiapan sebelum meninggalkan Tanah Air. Mengadakan Manasik Umroh yang rutin kami lakukan menjadi sangat penting bagi Jama’ah, khususnya bagi para Jama’ah yang baru pertama kali menjalankan ibadah umroh

RISALAH WISATA NABAWI didukung oleh asatizd lulusan Timur Tengah yang sangat berpengalaman dalam memberikan pengetahuan akan ibadah serta menanamkan nilai-nilah dari ibadah sesuai dengan RISALAH Rosulullah shallallahu 'alaihi wasallam selama atau pasca Umroh. Muthawif yang handal dalam bidangnya, tanggap, cekatan. team yang muda, ramah, sopan, enerjik, bersahabat akan memudahkan Jama’ah mendapatkan pelayanan yang maksimal sebelum dan sesudah menjalankan ibadah Umroh,

RISALAH WISATA NABAWI menawarkan berbagai jenis paket Umroh. Mulai dari paket regular, paket keluarga, peket super hemat, sampai paket Umroh plus liburan yaitu Jama’ah akan diajak berlibur sebelum atau sesudah ibadah selesai. Liburan yang ditawarkan ketempat-tempat bersejarah di Arab Saudi dan wisata kebeberapa Negara timur tengah lainnya.

 
 
Makna Risalah Versi Risalah Nabawi Tour

 

    Ridho Illahi yang selalu kami kejar dan Ramah dalam berinteraksi
    Ibadah yang sesuai dengan Sunnah Rosulullah shallallahu alaihi wasallam.
    Sopan dalam berbicara, Santun dalam berbuat, bersahabat dengan semua eleman masyarakat dan Silaturahim selalu kami jaga
    Amanah selama menjalankan tugas.
    Layanan yang maksimal bagi para Jama’ah dari proses pemberangkatan sampai kembali ke Tanah Air,
    Aman dalam perjalanan dengan asuransi terpercaya.
    Hikmah disetiap langkahnya. Perjalanan yang penuh Hikmah dan Pelajaran disetiap proses kegiatan Umroh akan memberikan makna tersendiri bagi para Jamaah.

Sumber : http://www.myrisalah.com

Baca Artikel Lainnya : HUKUM BERDOA DI DEPAN MAKAM RASULULLAH

BALTIMORE — In the afternoons, the streets of Locust Point are clean and nearly silent. In front of the rowhouses, potted plants rest next to steps of brick or concrete. There is a shopping center nearby with restaurants, and a grocery store filled with fresh foods.

And the National Guard and the police are largely absent. So, too, residents say, are worries about what happened a few miles away on April 27 when, in a space of hours, parts of this city became riot zones.

“They’re not our reality,” Ashley Fowler, 30, said on Monday at the restaurant where she works. “They’re not what we’re living right now. We live in, not to be racist, white America.”

As Baltimore considers its way forward after the violent unrest brought by the death of Freddie Gray, a 25-year-old black man who died of injuries he suffered while in police custody, residents in its predominantly white neighborhoods acknowledge that they are sometimes struggling to understand what beyond Mr. Gray’s death spurred the turmoil here. For many, the poverty and troubled schools of gritty West Baltimore are distant troubles, glimpsed only when they pass through the area on their way somewhere else.

Photo
 
Officers blocked traffic at Pennsylvania and West North Avenues after reports that a gun was discharged in the area. Credit Drew Angerer for The New York Times

And so neighborhoods of Baltimore are facing altogether different reckonings after Mr. Gray’s death. In mostly black communities like Sandtown-Winchester, where some of the most destructive rioting played out last week, residents are hoping businesses will reopen and that the police will change their strategies. But in mostly white areas like Canton and Locust Point, some residents wonder what role, if any, they should play in reimagining stretches of Baltimore where they do not live.

“Most of the people are kind of at a loss as to what they’re supposed to do,” said Dr. Richard Lamb, a dentist who has practiced in the same Locust Point office for nearly 39 years. “I listen to the news reports. I listen to the clergymen. I listen to the facts of the rampant unemployment and the lack of opportunities in the area. Listen, I pay my taxes. Exactly what can I do?”

And in Canton, where the restaurants have clever names like Nacho Mama’s and Holy Crepe Bakery and Café, Sara Bahr said solutions seemed out of reach for a proudly liberal city.

“I can only imagine how frustrated they must be,” said Ms. Bahr, 36, a nurse who was out with her 3-year-old daughter, Sally. “I just wish I knew how to solve poverty. I don’t know what to do to make it better.”

The day of unrest and the overwhelmingly peaceful demonstrations that followed led to hundreds of arrests, often for violations of the curfew imposed on the city for five consecutive nights while National Guard soldiers patrolled the streets. Although there were isolated instances of trouble in Canton, the neighborhood association said on its website, many parts of southeast Baltimore were physically untouched by the tumult.

Tensions in the city bubbled anew on Monday after reports that the police had wounded a black man in Northwest Baltimore. The authorities denied those reports and sent officers to talk with the crowds that gathered while other officers clutching shields blocked traffic at Pennsylvania and West North Avenues.

Lt. Col. Melvin Russell, a community police officer, said officers had stopped a man suspected of carrying a handgun and that “one of those rounds was spent.”

Colonel Russell said officers had not opened fire, “so we couldn’t have shot him.”

Photo
 
Lambi Vasilakopoulos, right, who runs a casual restaurant in Canton, said he was incensed by last week's looting and predicted tensions would worsen. Credit Drew Angerer for The New York Times

The colonel said the man had not been injured but was taken to a hospital as a precaution. Nearby, many people stood in disbelief, despite the efforts by the authorities to quash reports they described as “unfounded.”

Monday’s episode was a brief moment in a larger drama that has yielded anger and confusion. Although many people said they were familiar with accounts of the police harassing or intimidating residents, many in Canton and Locust Point said they had never experienced it themselves. When they watched the unrest, which many protesters said was fueled by feelings that they lived only on Baltimore’s margins, even those like Ms. Bahr who were pained by what they saw said they could scarcely comprehend the emotions associated with it.

But others, like Lambi Vasilakopoulos, who runs a casual restaurant in Canton, said they were incensed by what unfolded last week.

“What happened wasn’t called for. Protests are one thing; looting is another thing,” he said, adding, “We’re very frustrated because we’re the ones who are going to pay for this.”

There were pockets of optimism, though, that Baltimore would enter a period of reconciliation.

“I’m just hoping for peace,” Natalie Boies, 53, said in front of the Locust Point home where she has lived for 50 years. “Learn to love each other; be patient with each other; find justice; and care.”

A skeptical Mr. Vasilakopoulos predicted tensions would worsen.

“It cannot be fixed,” he said. “It’s going to get worse. Why? Because people don’t obey the laws. They don’t want to obey them.”

But there were few fears that the violence that plagued West Baltimore last week would play out on these relaxed streets. The authorities, Ms. Fowler said, would make sure of that.

“They kept us safe here,” she said. “I didn’t feel uncomfortable when I was in my house three blocks away from here. I knew I was going to be O.K. because I knew they weren’t going to let anyone come and loot our properties or our businesses or burn our cars.”

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Artikel lainnya »