Jual Kavling di Sentul Nirwana

Rp 1.908.000.000

Tempat Rumah Asri Murah Sentul Nirwana Residence RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL).

Tempat Rumah Asri Murah Sentul Nirwana Residence RumahCantikku.com adalah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Tempat Rumah Asri Murah Sentul Nirwana Residence

Tempat Rumah Asri Murah Sentul Nirwana Residence

saco-indonesia.com, Kebutuhan Genset Untuk Sewa AC Saat kita ingin sewa ac untuk acara mapun untuk kebutuhan kantor, tetap

saco-indonesia.com,

Kebutuhan Genset Untuk Sewa AC

Saat kita ingin sewa ac untuk acara mapun untuk kebutuhan kantor, tetapi kadang listrik yang kita miliki tidak dapat mencukupi untuk dapat menyalakan ac yang kita perlukan.

apalagi bila jumlah acnya banyak.

cara perhitungan singkatnya seperti berikut:

AC 5 PK telah memiliki daya listrik awal 5000 watt, sedangkan AC 3PK adalah 3000 watt, bila anda ingin sewa ac sebanyak 4 unit yang 5 pk, berarti anda harus bisa menyiapkan listrik minimal 20.000 watt (5000 watt x 4 unit)
 
bila anda ingin menggunakan genset, berarti anda harus genset yang berkapasitas minimal 40kva, karena kapasitas genset biasanya 75%, tapi untuk amannya gunakan perhitungan 50%.

jadi bila sewa genset 40kva, sanggup untuk dapat menghidupkan 4 unit ac 5 pk.

bila ada perlengkapan lain, misalkan lampu, pemanas dll untuk acara anda, maka gunakan genset dengan kapasitas di atasnya yaitu 60kva, yang bisa mengeluarkan listrik 30.000 watt

untuk dapat maksimalnya bila anda juga menggunakan sound system, lebih baik gensetnya gunakan 2 unit, karena untuk sound system biasanya harus genset sendiri


Editor : Dian Sukmawati

Sejak dulu sampai kini minyak ikan sudah diketahui baik untuk kesehatan otak.

Saco-Indonesia.com - Sejak dulu sampai kini minyak ikan sudah diketahui baik untuk kesehatan otak. Namun penelitian terbaru yang dipublikasikan Januari 2014 kemarin mengungkap bahwa minyak ikan tak hanya menyehatkan otak tetapi juga mencegah terjadinya penciutan volume otak.

Ketika usia bertambah, volume otak biasanya akan menciut. Namun penciutan otak juga bisa menandakan penyakit yang berkaitan dengan kesehatan mental, atau penyakit otak seperti Alzheimer dan lainnya. Dengan begitu hasil penelitian ini menunjukkan harapan bahwa minyak ikan bisa mencegah penciutan otak terkait penyakit tersebut.

Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan penelitian selama delapan tahun. Mereka melakukan scan MRI pada 1.111 wanita yang sudah lanjut usia. Selain itu peneliti juga mengukur jumlah asam lemak omega-3 pada sel darah merah mereka. Setelah delapan tahun, peneliti kemudian mengukur volume otak partisipan yang sudah berusia 78 tahun.

Mereka menemukan bahwa wanita yang memiliki tingkat omega-3 tinggi juga memiliki volume otak yang lebih besar setelah delapan tahun. Tingkat asam lemak omega-3 yang tinggi bisa didapatkan melalui diet atau suplemen. Efeknya dalam beberapa waktu bisa mencegah kematian beberapa sel otak yang disebabkan usia, ungkap ketua peneliti James V Pottala, seperti dilansir oleh Daily Health Post (07/03).

Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak asam lemak omega tiga berkaitan dengan volume hippocampus otak yang lebih besar hingga 2,7 persen. Bagian otak tersebut berkaitan dengan kemampuan seseorang mengingat.

Asam lemak omega-3 banyak didapatkan dari minyak ikan. Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi suplemen atau minyak ikan untuk memenuhi asupan omega-3 dan mencegah penciutan pada otak Anda.

 

Sumber :Kompas.com

Editor : Maula Lee

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Artikel lainnya »