jual ruko

Rp 1.820.000.000

Tempat Rumah Mewah RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL). Tempat Rumah Mewah

Tempat Rumah Mewah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Tempat Rumah Mewah

Tempat Rumah Mewah

1. Mobil Sedan Corolla Generasi Pertama E10 Series (1966-1970)    Mobil Sedan Corolla

1. Mobil Sedan Corolla Generasi Pertama E10 Series (1966-1970) 

 


Mobil Sedan Corolla pertama kali dipasarkan dan mendulang sukses di Amerika pada tahun 1968. Mobil Sedan Corolla Generasi pertama terdiri dari beberapa varian seperti mobil kecil sederhana bermesin 2K 1100 cc yang diberi kode KE10 untuk sedan, KE15 untuk coupe, dan KE16 untuk Wagon. Model facelift yang hadir pada tahun 1969 bermesin 3K 1200 cc diberi kode KE11 untuk Sedan, KE18 untuk Wagon dan KE17 untuk Sprinter Coupe. diluar negara Jepang, negara yang pertama kali mendapatkan Mobil Sedan Corolla adalah Australia.

2. Mobil Sedan Corolla Generasi Kedua E20 Series (1971-1974) 

 

 

Pada Genarasi Kedua dari Mobil Sedan Corolla ini dikenal 2 Varian yaitu KE dan TE, dengan Varian TE memiliki bentuk yang lebih sporty. Mobil Sedan Corolla Generasi kedua atau 20-series ini lebih besar dari Mobil Sedan Corolla Generasi pertama. Ini merupakan model Toyota yang sukses di seluruh dunia. Mesin yang digunakan adalah 3K (1200 cc), 3K-B (1200 cc dengan 2 karburator), T (1400 cc), 2T (1600 cc), dan 2T-G (1600 cc DOHC) berkemampuan tinggi. Pada tahun 1972, diperkenalkan model sport Mobil Sedan Corolla Levin dan Sprinter Trueno. Corolla Levin menjuarai Press on Regardless Rally di Amerika, dan 1000 Lakes Rally di Finlandia.

Di Indonesia, Corolla generasi ini yang pertama kali dijual ke pasar dengan model sedan 4 pintu bermesin 1200cc dan transmisi 4 speed manual.

 

3. Mobil Sedan Corolla Generasi Ketiga E30, E40, E50, E60 Series (1975-1979) 

 

Mobil Sedan Corolla Generasi ketiga diantaranya adalah Corolla Sedan, Hardtop, dan Wagon berbasis 30-series, Sprinter Sedan 40-series. Corolla dan Sprinter Sports Coupe dan Liftback berbasis 50-series. Semua model yang menggunakan mesin dengan emisi rendah serta Toyota Total Clean (TTC), 60-series, model ini hanya dijual di Jepang. 

 

4. Mobil Sedan Corolla Generasi Keempat E70 Series (1980-1984)

 

   

 

Mobil Sedan Corolla Generasi Keempat Ini merupakan Corolla terakhir untuk semua model yang menggunankan layout FR (berpenggerak roda belakang). Di Jepang banyak sekali varian dan bentuknya. Ada Sedan 2 dan 4 pintu, Hardtop, Coupe, Liftback, Station Wagon, dan Van. Mesin yang tersedia adalah 1300 cc 4K, 1500 cc 5K, 1600 cc 2T dan 2T-G(DOHC). Model di Amerika bermesin 2T-C(1600 cc) dan 3T-C(1800 cc) dengan bentuk body Sedan 2 pintu, 4 pintu, Coupe, Hardtop, Liftback, dan Wagon. Perusahaan karoseri di California ada yang membuatMobil Sedan Corolla Convertible dengan atap kanvas yang bisa dibuka berbasis Corolla Hardtop.

Di Indonesia hanya tersedia dalam variant DX 4 pintu bermesin 1300 cc 4K. Platform generasi ini juga dipakai untuk Daihatsu Charmant. Corolla DX di Indonesia tahun 1980 memiliki 4 lampu depan yg berbentuk bulat, bumper masih menggunakan besi dengan karet di kedua ujungnya, pada tahun 1981 mengalami perubahan pada lampu depan jadi bentuk petak. Model tahun 1982 mempunyai perbedaan pada lampu sen depan yg melebar ke samping dan lampu belakang baru, sedangkan tahun 1983 Corolla DX hadir dengan tachometer dan bumper urethane yang panjang.

 

5. Mobil Sedan Corolla Generasi Kelima E80 Series (1985-1987) 

 


Apakah yang terlintas dibenak anda kalau melihat sekilas foto mobil diatas ? yap tidak salah lagi pasti anda akan teringat salah satu anime jepang yang sangat populer "Initial D" , tepat foto Mobil Sedan Corolla diatas adalah Mobil Sedan Corolla tipe AE86 yang digunakan Takumi balapan digunung akina yang merupakan Mobil Sedan Corolla generasi kelima. 

Pada Mobil Sedan Corolla Generasi kelima ini Hanya model sport Corolla Levin dan Sprinter Trueno yang berpenggerak roda belakang, model yang lain berpenggerak roda depan. Sprinter Trueno dijual di Amerika sebagai Corolla SR5 dan GT-S. AE86 adalah kode untuk Levin dan Trueno bermesin kemampuan tinggi 4A-GE(1600 cc DOHC), yaitu GT, GT-S, GT-V, dan APEX. AE86 sangat popular dengan sebutan Hachiroku, yang berasal dari Bahasa Jepang, hachi = 8, dan roku = 6.

Di Indonesia, Mobil Sedan Corolla generasi ini yang dipasarkan secara resmi hadir dalam versi GL (AE80) dengan mesin 2A 1300 cc dan versi facelift SE Saloon (EE80) dengan mesin 2E 1300 cc.  

 

6. Mobil Sedan Corolla Generasi Keenam E90 Series (1988-1992) 

 


 Mulai generasi ini kebanyakan Mobil Sedan Corolla sudah bermesin Twincam 4A-F (Head sempit) atau 4A-G( Head lebar) dengan karburator atau injection. Mesin bensin 1300 cc dengan karburator dan diesel dipasang pada Corolla Sedan versi murah serta Station Wagon dan Van. Corolla Sedan juga dibuat dalam versi mewah yaitu SE Limited untuk Asia yang hampir sama dengan LE di Amerika. Mobil Sedan Corolla versi Amerika memiliki bumper yang lebih panjang dibanding versi untuk region lainnya, serta lampu indikator merah di fender belakang. Corolla GTi yang sporty dengan mesin 4A-GE dibuat dalam bentuk Hatchback, Sedan, dan Liftback.

Di Jepang, model sports coupe Corolla Levin dan Sprinter Trueno ada yang menggunakan mesin 4A-GZE dengan Supercharger. Corolla Coupe untuk Amerika sebenarnya adalah Sprinter Trueno dengan lampu depan retractable. Tersedia dalam 2 pilihan yaitu SR5 dan GT-S.

Corolla All-Trac Wagon yang memiliki body berbeda dengan Wagon biasa berbasis pada Sprinter Carib di Jepang. Mobil berkode AE95 ini merupakan model pertama Mobil Sedan Corolla generasi keenam yang dijual di Australia pada tahun 1988. Corolla AE90 dan AE92 dalam bentuk Sedan, Hatchback, serta AE92 Liftback yang disebut Seca baru hadir pada tahun 1989.

Di Indonesia, model Mobil Sedan Corolla ini dikenal dengan nama Corolla Twincam, meskipun yang 1300 cc bermesin single cam (SOHC).

Tersedia 4 tipe yang resmi dipasarkan oleh Toyota Astra Motor:

  1. 1.3 SE sedan, mesin 2E (72 hp -6000 rpm)
  2. 1.6 SE Limited sedan, mesin 4A-F (94 hp - 6000 rpm, 12,9 kgm - 4000 rpm)
  3. 1.6 GTi sedan, mesin 4A-GE (140 hp - 7200 rpm; 15 kgm - 6000 rpm)
  4. 1.6 Liftback 5-door, mesin 4A-F (94 hp - 6000 rpm, 12.9 kgm - 4000 rpm)

 7. Mobil Sedan Corolla Generasi Ketujuh E100 Series (1992-1997) 

 


Diluncurkan di Jepang pada pertengahan tahun 1991 dengan mesin 1300 cc 4E, 1500 cc 5E, 1600 cc 4A, dan 2000 cc diesel 2C. Model Sedan  dan Coupe diproduksi sampai tahun 1995, sedangkan model Station Wagon dan Van tetap dibuat sampai tahun 2000.

Disebut Great Corolla di Indonesia dengan model SE menggunakan mesin 2E 1300 cc dan SE-G dengan mesin 4A-FE 1600 cc. 1.3 SE digantikan oleh 1.6 SE pada tahun 1994.

Model baru untuk tahun 1993 di Amerika dengan model Standard, DX, and LE Sedan, serta DX Station Wagon. Model standard bermesin 4A-FE(1600 cc), DX dan LE menggunakan mesin 7A-FE(1800 cc). Untuk tahun 1996, Mobil Sedan Corolla versi Amerika mendapat facelift dan semua model di produksi di Amerika. Model LE and Station Wagon yang di import dari Jepang tidak dijual lagi. Mobil Sedan Corolla CE (Classic Edition) mulai dipasarkan.

Di Australia, Mobil Sedan Corolla generasi ini diluncurkan pada tahun 1994, dan diproduksi secara lokal. Corolla Sedan terdiri dari model 1.6 CSi, 1.6 CSX, 1.8 CSX Conquest, and 1.8 Ultima, sedangkan Corolla Hatchback adalah 1.6 Seca CSi, 1.8 Seca Conquest, dan 1.8 Seca RV. Hanya satu model yang di import dari Jepang yaitu Corolla Sprinter Liftback.

 

8. Mobil Sedan Corolla Generasi Kedelapan E110 Series (1995-2002)

 

 


Untuk generasi ini, Toyota membuat Mobil Sedan Corolla yang berbeda untuk region yang berbeda. Versi Jepang mulai dipasarkan di Jepang pada pertengahan tahun 1995, dan beberapa negara Asia, Amerika Selatan, serta Afrika pada tahun 1996. Versi Eropa untuk Eropa dan Australia hadir pada tahun 1997. Versi Amerika hanya untuk USA dan Canada baru untuk model tahun 1998. Versi Eropa hadir dengan penampilan yang sangat berbeda dengan versi untuk region lainnya. Mobil Sedan Corolla Eropa memiliki lampu depan berbentuk bulat.

Untuk di Indonesia, digunakan mesin 4A-FE (AE111 - dikenal dengan nama All New Corolla) dengan tahun edar 1996-1998 dengan variant 1.6 XLi, 1.6 SE-G, dan 1.6 S-Cruise. Model facelift bermesin 7A-FE (AE112) dengan tahun edar 1998-2001 tersedia dalam variant 1.8 XLi dan 1.8 SE-G.

Output mesin : 4A-FE : 115 hp - 6000 rpm, torsi 15 kgm - 4800 rpm. 7A-FE : 120 hp - 6000 rpm, torsi 16 kgm - 4400 rpm. Kedua mesin ini memakai teknologi Twincam 16 valve EFI

Corolla AE112 atau dikenal dengan nama New Corolla ini merupakan sedan dengan fitur terlengkap dan termewah di kelasnya saat itu. Dilengkapi dengan ABS, dual airbag, variable timing wiper, dan sebagainya.

 

9. Mobil Sedan Corolla Generasi Kesembilan E120, E130 Series (2000-2006) 

 


Pada Mobil Sedan Corolla Generasi Kesembilan ini, Dimensi lebih besar dari generasi sebelumnya. Ada 2 macam body untuk Sedan 4-pintu, yaitu versi Jepang yang juga dijual di Eropa dan Australia, dan Corolla Altis yang lebih besar untuk Asia Tenggara dan Amerika. Model Station Wagon disebut Corolla Fielder di Jepang, dan juga diekspor ke Australia dan Eropa.

Di Amerika, Corolla Sedan dipasarkan dalam trim level CE, S, LE, dan XRS. CE, S, dan LE bermesin 1ZZ-FE VVT-i, ZRS menggunakan mesin 2ZZ-GE VVTL-i. Corolla Matrix yang berbentuk crossover Wagon / SUV dibuat hanya untuk pasar Amerika.

Di Eropa, Corolla Hatchback 3 dan 5 pintu lebih popular dibanding Sedan dan Wagon. Juga ada Hatchback berkemampuan tinggi T-Sport bermesin 2ZZ-GE. Corolla Hatchback 5 pintu dijual di Australia dengan nama Corolla Seca, dan tersedia dalam versi Ascent, Ascent Sport, Conquest, Levin, dan Sportivo. Levin adalah versi mewah dan sporty dengan body kit, bukan coupe seperti Levin terdahulu. Sportivo adalah model berkemampuan tinggi yang sama dengan T-Sport. Mobil Sedan Corolla Sedan di Australia dipasarkan dalam versi Ascent, Conquest, dan Ultima.

Mobil Sedan Corolla Altis di Indonesia dimulai tahun 2001 sampai sekarang dan telah mengalami beberapa kali perubahan 2001-2003 : generasi 1 Altis di Indonesia. mesin 1ZZ-FE non VVT-i (128 hp - 6000 rpm, 16,3 kgm - 4400 rpm) SAE NET. Dirakit secara terurai (CKD) dari Thailand. 2004-2005 : generasi 2 Altis di Indonesia, mesin 1ZZ-FE VVT-i (136 hp - 6000 rpm, 17,4 kgm - 4200 rpm) SAE NET. Untuk versi A/T telah dilengkapi Super ECT. Mulai tipe ini dan selanjutnya diimpor secara utuh (CBU) dari Thailand. 2006-sekarang : generasi 3 Altis, dengan penambahan fitur-fitur seperti MID, Audio control di stir, dll. 

 

10. Mobil Sedan Corolla Generasi Kesepuluh E140, E150 Series (2006-Sekarang)

 

 

 

 Mobil Sedan Corolla terbaru yang disebut Corolla Axio, dan Station Wagon Corolla Fielder diluncurkan di Jepang pada akhir tahun 2006. Model Hatchback bernama Auris, dan yang lebih exclusive adalah Blade. Axio, Fielder, dan Auris bermesin 1.5 liter VVT-i 1NZ-FE, atau mesin baru 1.8 liter Dual VVT-i 2ZR-FE. Blade menggunakan mesin 2.4 liter VVT-i 2AZ-FE.

Corolla untuk Amerika model tahun 2009 dipasarkan mulai awal tahun 2008 dengan model Standard (paling murah), LE (menengah), S (sporty), XLE (mewah), dan XRS (sport berkemampuan tinggi). Corolla XRS menggunakan mesin 2400 cc, sedangkan model lainnya 1800 cc.

Untuk pasar di negara besar Eropa, Corolla digantikan oleh Auris. Auris berbentuk Hatchback 3 dan 5 pintu. Mesin yang digunakan adalah 1.4 dan 1.6 liter bensin, serta 2.0 dan 2.2 liter common rail diesel. Versi termahal adalah T180 yang bermesin 2.2 liter diesel. Mobil Sedan Corolla  hanya dipasarkan di Irlandia and beberapa negara Eropa saja.

 

 


Di Australia, baik model Sedan maupun Hatchback tetap menggunakan nama Corolla. Trim level untuk Mobil Sedan Corolla sama seperti generasi sebelumnya. Corolla Hatchback versi Australia sama dengan Auris, dan tersedia dalam trim level Ascent, Conquest, Sportivo SX, dan Sportivo ZR.

Di Indonesia, Mobil Sedan Corolla terbaru ini diluncurkan pada 28 Februari 2008 dengan 3 grade, yaitu : 1.8 V A/T, 1.8 G A/T, dan 1.8 J M/T. Mesin yang digunakan tetap mesin 1ZZ-FE 1800 cc VVT-i 16 valve dengan mematuhi aturan emisi yang lebih ketat (EURO III). dilengkapi 4 speed A/T triptronic transmission dan 5 speed M/T; Fitur cruise control dapat ditemukan di 1.8 V A/T. Pada tahun 2009, Corolla dengan grade V mendapat mesin baru 3ZR-FE 2000 cc dengan Dual VVT-i, sedangkan model lainnya tetap menggunakan mesin 1800 cc. 

 

 


Mobil Sedan Corolla Altis versi facelift diperkenalkan pada 2010 Indonesia International Motor Show. Semua model hadir dengan bumper, grille, dan lampu belakang baru. Model 1.8 E and 1.8 G hadir dengan mesin baru 2ZR-FE Dual VVT-i. Transmisi untuk 1.8 E adalah 6 speed manual, sedangkan 1.8 G menggunakan 5 speed CVT automatic.

saco-indonesia.com, Sebuah lagu legendaris yang telah diciptakan oleh Eros Djarot dan dipopulerkan oleh Chrisye, Merpati Putih a

saco-indonesia.com, Sebuah lagu legendaris yang telah diciptakan oleh Eros Djarot dan dipopulerkan oleh Chrisye, Merpati Putih akan menjadi hit single baru dari Joy Tobing. Ia juga mengaku single barunya tersebut akan segera rilis dalam waktu dekat ini.

"New single sebenter lagi rilis. Lagunya yang berjudul Merpati Putih karya Eros Djarot, dulu dipopulerkan oleh Chrisye. Aku pilih lagu ini karena dari lirik lagu sangat menyentuh banget," terang Joy di Playparq, Kemang, Jakarta Selatan (9/2).

Jebolan ajang Indonesian Idol ini telah mengatakan bahwa lagu tersebut juga tidak ada hubungannya dengan kehidupannya. Dan meski proses rekaman begitu cepat, Joy tetap tertantang karena telah membawakan lagu recycle dari Sang Legenda.

"Bukan curhatan loh. Ini di luar dari pikiranku. Prosesnya cepet banget, dari pilih lagu sampai recording, sekitar 2-3 bulan saja. Begitu cepat dan gampang," lanjutnya.

"Ada tantangan besar nyanyiin buat lagu recycle. Karena dipopulerkan oleh Chrisye, maka imejnya pun juga melekat. Tapi disini aku bawain dengan gayaku sendiri," tambanya.

Bernyanyi dengan tulus. Itulah tips khusus bagi Joy Tobing dalam menggarap sebuah karya lagu. "Saat bernyanyi, lagu baru atau lama, aku tahu karakter dan ciri khas aku. Yang penting nyanyi dengan tulus. Jangan mencontek gaya siapa-siapa," ujarnya.

"Semoga lagu ini bisa bawa berkah dan obati rasa rindu para penggemar saya yang masih menanti. Ini mungkin awal kebangkitanku di dunia musik Indonesia," tandas Joy.


Editor : Dian Sukmawati

The live music at the Vice Media party on Friday shook the room. Shane Smith, Vice’s chief executive, was standing near the stage — with a drink in his hand, pants sagging, tattoos showing — watching the rapper-cum-chef Action Bronson make pizzas.

The event was an after-party, a happy-hour bacchanal for the hundreds of guests who had come for Vice’s annual presentation to advertisers and agencies that afternoon, part of the annual frenzy for ad dollars called the Digital Content NewFronts. Mr. Smith had spoken there for all of five minutes before running a slam-bang highlight reel of the company’s shows that had titles like “Weediquette” and “Gaycation.”

In the last year, Vice has secured $500 million in financing and signed deals worth hundreds of millions of dollars with established media companies like HBO that are eager to engage the young viewers Vice attracts. Vice said it was now worth at least $4 billion, with nearly $1 billion in projected revenue for 2015. It is a long way from Vice’s humble start as a free magazine in 1994.

Photo
 
At the Vice after-party, the rapper Action Bronson, a host of a Vice show, made a pizza. Credit Jesse Dittmar for The New York Times

But even as cash flows freely in Vice’s direction, the company is trying to keep its brash, insurgent image. At the party on Friday, it plied guests with beers and cocktails. Its apparently unrehearsed presentation to advertisers was peppered with expletives. At one point, the director Spike Jonze, a longtime Vice collaborator, asked on stage if Mr. Smith had been drinking.

“My assistant tried to cut me off,” Mr. Smith replied. “I’m on buzz control.”

Now, Vice is on the verge of getting its own cable channel, which would give the company a traditional outlet for its slate of non-news programming. If all goes as planned, A&E Networks, the television group owned by Hearst and Disney, will turn over its History Channel spinoff, H2, to Vice.

The deal’s announcement was expected last week, but not all of A&E’s distribution partners — the cable and satellite TV companies that carry the network’s channels — have signed off on the change, according to a person familiar with the negotiations who spoke on the condition of anonymity because the talks were private.

A cable channel would be a further step in a transformation for Vice, from bad-boy digital upstart to mainstream media company.

Keen for the core audience of young men who come to Vice, media giants like 21st Century Fox, Time Warner and Disney all showed interest in the company last year. Vice ultimately secured $500 million in financing from A&E Networks and Technology Crossover Ventures, a Silicon Valley venture capital firm that has invested in Facebook and Netflix.

Those investments valued Vice at more than $2.5 billion. (In 2013, Fox bought a 5 percent stake for $70 million.)

Then in March, HBO announced that it had signed a multiyear deal to broadcast a daily half-hour Vice newscast. Vice already produces a weekly newsmagazine show, called “Vice,” for the network. That show will extend its run through 2018, with an increase to 35 episodes a year, from 14.

Michael Lombardo, HBO’s president for programming, said when the deal was announced that it was “certainly one of our biggest investments with hours on the air.”

Vice, based in Brooklyn, also recently signed a multiyear $100 million deal with Rogers Communications, a Canadian media conglomerate, to produce original content for TV, smartphone and desktop viewers.

Vice’s finances are private, but according to an internal document reviewed by The New York Times and verified by a person familiar with the company’s financials, the company is on track to make about $915 million in revenue this year.

Photo
 
Vice showed a highlight reel of its TV series at the NewFronts last week in New York. Credit Jesse Dittmar for The New York Times

It brought in $545 million in a strong first quarter, which included portions of the new HBO deal and the Rogers deal, according to the document. More of its revenue now comes from these types of content partnerships, compared with the branded content deals that made up much of its revenue a year ago, the company said.

Mr. Smith said the company was worth at least $4 billion. If the valuation gets much higher, he said he would consider taking the company public.

“I don’t care about money; we have plenty of money,” Mr. Smith, who is Vice’s biggest shareholder, said in an interview after the presentation on Friday. “I care about strategic deals.”

In the United States, Vice Media had 35.2 million unique visitors across its sites in March, according to comScore.

The third season of Vice’s weekly HBO show has averaged 1.8 million viewers per episode, including reruns, through April 12, according to Brad Adgate, the director of research at Horizon Media. (Vice said the show attracted three million weekly viewers when repeat broadcasts, online and on-demand viewings were included.)

For years, Mr. Smith has criticized traditional TV, calling it slow and unable to draw younger viewers. But if all the deals Vice has struck are to work out, Mr. Smith may have to play more by the rules of traditional media. James Murdoch, Rupert Murdoch’s son and a member of Vice’s board, was at the company’s presentation on Friday, as were other top media executives.

“They know they need people like me to help them, but they can’t get out of their own way,” Mr. Smith said in the interview Friday. “My only real frustration is we’re used to being incredibly dynamic, and they’re not incredibly dynamic.”

With its own television channel in the United States, Vice would have something it has long coveted even as traditional media companies are looking beyond TV. Last year, Vice’s deal with Time Warner failed in part because the two companies could not agree on how much control Vice would have over a 24-hour television network.

Vice said it intended to fill its new channel with non-news programming. The company plans to have sports shows, fashion shows, food shows and the “Gaycation” travel show with the actress Ellen Page. It is also in talks with Kanye West about a show.

It remains to be seen whether Vice’s audience will watch a traditional cable channel. Still, Vice has effectively presold all of the ad spots to two of the biggest advertising agencies for the first three years, Mr. Smith said.

In the meantime, Mr. Smith is enjoying Vice’s newfound role as a potential savior of traditional media companies.

“I’m a C.E.O. of a content company,” Mr. Smith said before he caught a flight to Las Vegas for the boxing match on Saturday between Floyd Mayweather Jr. and Manny Pacquiao. “If it stops being fun, then why are you doing it?”

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Artikel lainnya »