jual condotel mewah

Rp 2.422.000.000

Tipe Rumah Nyaman Bogor RumahCantikku.com adalah agen properti yang berkator di KATV Group, Saladin Square B-12, Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Jawa Barat. KATV Group adalah group usaha di baah bendera PT Kiprah Tiga Rancang (KITIRAN), dimana core bisnisnya adalah Pengelolaan dan Advertising KATV (Televisi Kabel Kereta Api Eksekutif ), yaitu televisi hiburan bagi penumpang di atas kereta api eksekutif. Selain itu KITIRAN juga bergerak di bidang advertising untuk promosi luar ruang khusus stasiun-stadiuan dan promsoi di dalam kereta eksekutif dan kereta komuter (KRL).

Tipe Rumah Nyaman Bogor RumahCantikku.com adalah salah satu devisi dari KATV Group untuk yang bergerak di bidang agen properti. Saat ini baru menawarkan properti-properti KATV Group yang ada di beberapa kota untuk dijual. Jadi properti yang ditawarkan adalah milik sendiri. Tipe Rumah Nyaman Bogor

Tipe Rumah Nyaman Bogor

saco-indonesia.com, Korban kecelakaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Windawati, telah dimakamkan. Wanit

saco-indonesia.com, Korban kecelakaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Windawati, telah dimakamkan. Wanita malang ini telah meninggal Senin (28/1) kemarin karena telah tertabrak mobil akibat melawan arus saat mengendarai motor bersama suaminya.

Almarhum telah dimakamkan tak jauh dari rumah duka yang beralamat di Jalan Masjid Darusalam, RT 6 RW 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Setelah disalatkan di rumah duka pada pukul 10.00 WIB pagi, lalu sekitar pukul 11.30 WIB korban langsung dimakamkan di TPU Wakaf Keluarga.

Ibu kandung Almarhum yang bernama Mariyana masih syok atas kejadian ini. Dia juga masih tampak histeris meneriakkan nama Windawati. Para tetangga yang melayat masih berada di rumah duka untuk dapat menenangkan Mariyana.

"Win, Win.. Pulang Win," kata Mariyana sambil menangis di rumah duka, Selasa (28/1).

"Istighfar bu, istighfar.. Diikhlaskan, biar Wiwin tenang di sana," kata seorang ibu tetangga.

Sampai saat ini para pelayat yang mayoritas adalah tetangga masih berada di sekitar rumah duka. Ibu-ibu tetangga juga masih berusaha untuk menenangkan Mariyana dengan memberi minum dengan suapan sendok.


Editor : Dian Sukmawati

Warga Jalan Dahlia V No 37 RT 2/RW 09 Kelurahan Desa Kapuk, Cengkareng, Atjih (54), meninggal di tengah pengajian peringatan 40 hari meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori alias Uje, Selasa (4/6/2013). Diduga, dia meninggal karena terkena serangan jantung.

TANGERANG, Saco-Indonesia.com — Warga Jalan Dahlia V No 37 RT 2/RW 09 Kelurahan Desa Kapuk, Cengkareng, Atjih (54), meninggal di tengah pengajian peringatan 40 hari meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori alias Uje, Selasa (4/6/2013). Diduga, dia meninggal karena terkena serangan jantung.

"Saya raba nadi juga sudah enggak ada (denyutnya). Tapi, untuk memastikan kondisi selengkapnya, saya minta segera dilarikan ke UGD Rumah Sakit dr Suyoto," ujar Sri Hartanti dalam wawancara di UGD Rumah Sakit dr Suyoto, Rempoa, Tangerang Selatan, Selasa (4/6/2013) malam. Sri adalah tetangga almarhum Uje di Perumahan Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Tangerang Selatan.

Kebetulan, Sri adalah seorang dokter dan dia sempat melakukan pertolongan pertama kepada Atjih. "Saya coba bantu pompa jantungnya, terus tadi dia sempat ngorok ya. Pas saya cek, pupil matanya sudah membesar. Sampai di UGD, pas dicek dengan EKD, detak jantungnya sudah tidak ada," jelas Sri.

Dari pemeriksaannya, Sri menduga Atjih telah terkena serangan jantung. "Harus dilihat riwayat kesehatannya, penyakitnya apa. Kemungkinan serangan jantung," ujar dia. Meskipun saksi mengatakan posisi Atjih tidak berdesak-desakan di tengah pengajian, Sri mengatakan, kelelahan, belum makan siang, dan berada di lokasi pengajian sejak sore sudah membahayakan untuk seseorang dengan riwayat kesehatan memiliki penyakit jantung.

Terlebih lagi, lanjut Sri, jalan menuju lokasi rumah almarhum Uje juga naik turun. Sementara selama kegiatan pengajian berlangsung, kendaraan dilarang masuk sehingga seluruh jemaah pengajian harus berjalan kaki ke lokasi. "Dan dia (perawakannya) gemuk ya," papar Sri.

Masih dalam diagnosis Sri, Atjih dinyatakan meninggal dunia seketika sebelum sampai di UGD Rumah Sakit dr Suyoto. "Sudah tidak ada pas kejadian, meninggal seketika," ujar Sri.

Dari pengamatan Kompas.com, seusai dilarikan ke UGD, jenazah Atjih langsung dipulangkan ke kediamannya. "Langsung dibawa pulang. Keluarganya juga sudah dikabarin, mereka di sana sudah siap-siap," kata Yani, tetangga Atjih yang juga mengikuti pengajian 40 hari berpulangnya Uje.

Editor : Liwon Maulana
Sumber:Kompas.com

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Artikel lainnya »