Jual Kavling di Sentul Nirwana

Rp 1.908.000.000

saco-indonesia.com, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan kepada tersangka dugaan gratifikasi terkait dalam proyek Hambalang, Anas

saco-indonesia.com, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan kepada tersangka dugaan gratifikasi terkait dalam proyek Hambalang, Anas Urbaningrum. Rencananya Anas juga akan diperiksa sebagai tersangka Selasa pekan depan.

Pengacara Anas, Firman Wijaya juga menyatakan bahwa pada prinsipnya, kliennya akan siap memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK.

"Pada prinsipnya Pak Anas akan siap memenuhi panggilan pemeriksaan aspek keadilan," ujar Firman Wijaya di KPK, Jumat (13/1)

Meskipun demikian, pihaknya juga tetap meragukan bukti-bukti yang telah dimiliki KPK dalam menjerat Anas. Mulai dari gratifikasi mobil Harrier, dan Kongres Demokrat 2010.

"3 konstruksi, mulai dari penganggaran, mobil Harrier lalu kaitan dengan kongres sendiri belum ada itu jejak Pak Anas secara pembuktian," ujarnya.

Saat ditanya, apakah yang akan dipersiapkan untuk panggilan besok Selasa, Firman juga mengaku akan berbicara dengan Anas terlebih dulu. "Kita sedang berbicara dengan Pak Anas Urbaningrum," ujarnya.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Akibat panik usai menabrak motor dan melukai pengendaranya, pemilik mobil Avanza telah memilih kabur tanpa m

saco-indonesia.com, Akibat panik usai menabrak motor dan melukai pengendaranya, pemilik mobil Avanza telah memilih kabur tanpa membawa kendaraannya. Alhasil, Mastariah yang berusia (55) tahun hanya bisa meringis kesakitan sebelum mendapat pertolongan dari warga sekitar.

Peristiwa tabrakan ini telah berlangsung di Jl Soekarno-Hatta tidak jauh dari jalan layang Sultan Agung-Ryacudu Bandarlampung, Kamis, sekitar pukul 09.00 pagi WIB. Kecelakaan ini telah membuat Mastariah mengalami luka berat. Oleh warga, korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel setelah terseret sekitar 30 meter.

"Pada pukul 09.00 pagi WIB telah terjadi kecelakaan, saat petugas polisi lalu-lintas dari Polresta Bandarlampung sampai di lokasi, sopir mobil yang menabrak itu telah meninggalkan mobil dalam keadaan terkunci," kata Aiptu Imam Zarkoni, anggota piket Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Bandarlampung.

Mobil warna hitam dengan nomor polisi BE 2409 YC itu telah menabrak Mastriah saat melintas di lokasi yang sama. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang urut itu tinggal di Jl Sisingamangaraja Kelapa III Gg Arrahmah No. 13 Gedung Air, Bandarlampung.

Dari hasil penelusuran polisi, pelaku diketahui bernama Haidir yang berusia (42) tahun . Saat itu, pelaku tengah melaju dengan kencang dari arah Terminal Rajabasa menuju Panjang. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraannya telah menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Astrea dengan nomor polisi BE 7521 BE.

"Setelah menabrak, mobil masih terus berjalan dan baru berhenti setelah terpental masuk ke jalur sebelah kanan sampai masuk ke parit," kata dia.

Usai kejadian tersebut , warga sekitar langsung menolong Mastariah dan membawanya ke rumah sakit. Kegaduhan itu telah memberi kesempatan kepada pengemudi Avanza untuk dapat melarikan diri.

"Kami juga perlu menunggu mobil derek dan kemudian akan melakukan penyidikan ke Samsat Provinsi Lampung untuk dapat mengetahui pemilik dan juga pengemudi mobil itu," katanya pula.

Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung AKP Reza tengah menyelidiki terkait dalam kecelakaan tersebut. Barang bukti yang berupa mobil Avanza dan sepeda motor milik korban telah diamankan di Polresta Bandarlampung.

"Kami juga masih harus melakukan penyelidikan kejadian tabrak lari itu. Identitas pengemudi dan pemilik mobil juga sudah diketahui, nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan pelaku pengemudi mobil yang melarikan diri tersebut juga akan dikenakan pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. Pelaku juga bisa dijerat UU No. 22 Tahun 2009 pasal 312, dengan sanksi denda hingga Rp 75 juta dan hukuman penjara hingga tiga tahun.


Editor : Dian Sukmawati

Mr. Miller, of the firm Weil, Gotshal & Manges, represented companies including Lehman Brothers, General Motors and American Airlines, and mentored many of the top Chapter 11 practitioners today.

Mr. Napoleon was a self-taught musician whose career began in earnest with the orchestra led by Chico Marx of the Marx Brothers.

Artikel lainnya »