jual ruko

Rp 1.820.000.000

blusukan ke lokasi kebakaran di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Senin (6/5/2013) malam. Selain menengok korban kebakaran, Jokowi ju

blusukan ke lokasi kebakaran di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Senin (6/5/2013) malam. Selain menengok korban kebakaran, Jokowi juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang dan beras.

"Dikit-dikit ada uanglah, beras, tas, buku-buku untuk anak sekolah. Sudah ditangani oleh lurah," ujar Jokowi di sela kunjungan. Dari pantauan Kompas.com, bantuan yang diberikan adalah dua ton beras, uang senilai Rp 30 juta, dan beragam peralatan sekolah, seperti buku, seragam, dan tas.

Kebakaran melanda lima RT di dua RW di area permukiman bantaran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/5/2013) siang. lima RT itu adalah RT 14, RT 15 dan RT 16 yang ada di RW 03 serta RT 11, RT 13 yang ada di RW 02.

Wilayah yang akan direlokasi, tetapi...

Jokowi mengatakan, dia mendapat laporan kebakaran ini meluas karena mobil kebakaran tak bisa masuk ke pusat titik api. Lebar jalan di perkampungan ini tak lebih dari satu meter. Belum lagi, kebanyakan rumah warga berbahan kayu.

"Memang harus ada alat pemadam kebakaran pertama yang kecil dan fleksibel. Pemadam kebakarannya nggak bisa masuk, gangnya gimana cuma satu meter gini kok," lanjut Jokowi. Mantan Wali Kota Surakarta tersebut mengakui permukiman warga yang dilanda kebakaran ini merupakan daerah bantaran Sungai Ciliwung yang bakal terkena relokasi.

Namun, Jokowi memastikan kedatangannya ke lokasi kebakaran ini adalah murni untuk menjenguk para korban, bukan untuk membahas rencana relokasi. Akibat kebakaran tersebut, 408 jiwa dari 113 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Editor  : Palupi Annisa Auliani

JAKARTA, Saco-Indonesia.com — Mulai tahun ajaran 2013/2014, ujian nasional sekolah dasar (SD) resmi ditiadakan. Hal ini di

JAKARTA, Saco-Indonesia.com — Mulai tahun ajaran 2013/2014, ujian nasional sekolah dasar (SD) resmi ditiadakan. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia pada pekan lalu.

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibrahim Bafadal mengatakan, meski UN ini ditiadakan, bukan berarti tidak ada alat evaluasi bagi anak-anak yang duduk di bangku SD ini untuk ke jenjang selanjutnya.

"Benar ada PP tersebut. Tapi bukan berarti UN hilang lalu tidak ada ujian sama sekali. Bukan seperti itu," kata Ibrahim kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2013).

Dengan demikian, mulai tahun depan anak-anak SD tidak lagi akan direpotkan dengan UN. Namun, UN jenjang SMP dan SMA tetap akan ada seperti biasa. Penghapusan ini ada kaitannya dengan program wajib belajar 9 tahun dan kurikulum 2013 yang akan segera diterapkan pada pertengahan Juli ini.

Kendati demikian, Ibrahim menjelaskan bahwa format evaluasinya nanti bisa dikerjakan oleh daerah. Yang pasti penghapusan UN ini tidak akan menghilangkan sistem evaluasi pada jenjang pendidikan dasar tersebut. Pasalnya, di tiap jenjang pendidikan memang harus terdapat sistem evaluasi.

 
Editor :Liwon Maulana(galipat)
Sumber:Kompas.com

The career criminals in genre novels don’t have money problems. If they need some, they just go out and steal it. But such financial transactions can backfire, which is what happened back in 2004 when the Texas gang in Michael

Judge Patterson helped to protect the rights of Attica inmates after the prison riot in 1971 and later served on the Federal District Court in Manhattan.

Artikel lainnya »