jual ruko

Rp 1.820.000.000

saco-indonesia.com, Pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta akan kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap kepada Rud

saco-indonesia.com, Pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta akan kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap kepada Rudi Rubiandini. Agenda sidang kali ini yakni untuk mendengarkan keterangan saksi.

"Saksi yang akan dihadirkan Selasa (hari ini) yakni Simon G Tanjaya dan Deviardi," kata kuasa hukum Rudi, Rusdi A Bakar, saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2014).

Simon adalah bos PT Kernel Oil Indonesia, sedangkan Deviardi adalah pelatih golf Rudi. Saksi lain yang juga bakal dihadirkan yakni Plt Kepala SKK Migas Johanes Widjanarko, Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri (KPI) Artha Meris Simbolon, Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas Gerhard Maarten Rumeser, dan Kepala Divisi Penunjang Operasi SKK Migas Iwan Ratman.

Setiap kesaksian yang mereka sampaikan akan dikonfrontasi dengan Rudi Rubiandini.

Rudi didakwa telah menerima uang saat menjabat Kepala SKK Migas guna untuk memuluskan penanganan tender lelang. Di mana, uang suap yang telah diberikan petinggi PT Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong sebesar SGD200 ribu dan USD900 ribu diberikan melalui Deviardi.

Selain itu, Rudi juga akan didakwa menerima uang dari Artha Meris Simbolon sebesar USD522.500, lalu dari Johanes Widjanarko SGD600 ribu, Gerhard Rumesser USD150 dan USD200, serta dari Kepala Divisi Penunjang Operasi SKK Migas Iwan Ratman sebesar USD50 ribu.

sidang yang sejatinya digelar pukul 09.00 WIB, hingga pukul 10.45 WIB belum juga dimulai.


Editor : Dian Sukmawati

    saco-indonesia.com,     Hapuslah air matamu..u..u     Kini ku hanya datang

    saco-indonesia.com,

    Hapuslah air matamu..u..u
    Kini ku hanya datang untukmu
    Memang hidup kadang susah
    Bikin gelisah ah ah ah ah
    Genggamlah tanganku
    Aku akan selalu
    mendukungmu setiap waktu
    Curahkan semua kesal amarah lelah
    Sampai hilang semua beban itu

    Jangan hiraukan mereka yang benci
    Memandang penuh iri dan melukai hati
    Mungkin mereka ingin sepertimu
    Tapi ternyata tak mampu

    reff :
    Lihatlah ke langit
    kelangit penuh warna
    (Yakinlah hujan inikan reda)

    Mari bernyanyi dididi dadada
    (Beragam kisah baru kan ada)

    hapuslah air mata kita kan bahagia
    (Pasti kita kembali tertawa)

    Aku dan kamu kita akan bersama
    (Bersama dalam tawa duka)

    Mungkin tak setiap hari
    Ku kan selalu bisa menemani
    Tapi tak perlu kau resah
    Semua akan berakhir indah

    Percaya padaku
    Aku akan selalu
    Menangkapmu kala kau tak ada
    Sembuhkan semua bimbang
    Resah gundah gelisah indah
    Sampai lenyap semua beban itu

    Back to reff

    RAPP :
    kebersamaan janganlah pernah usai
    sedih atau senang say hello and say good bye
    percaya padaku semua akan berlalu
    genggam tanganku hapuslah air matamu
    berhentilah manyun mukamu jadi culun
    mandi atau belum memberikan aku senyum

    Back to reff

 
    Editor : Dian Sukmawati

 

Fullmer, who reigned when fight clubs abounded and Friday night fights were a television staple, was known for his title bouts with Sugar Ray Robinson and Carmen Basilio.

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.

Artikel lainnya »