Jual rumah di bogor

Rp 4.855.000.000

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil 11 saksi terkait penyidikan dalam kasus suap terhadap Ket

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil 11 saksi terkait penyidikan dalam kasus suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar. Suap itu diduga untuk dapat memuluskan sengketa Pilkada di MK.

"Mereka telah diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2013).

Saksi-saksi yang telah diperiksa adalah Wahyu endro payugo dari Polri, D Antoni selaku petugas keamanan, Petrus Widarto selaku pengusaha, Vera Meliana Sibarani selaku ibu rumah tangga, dan Asep Bardan dari swasta.

KPK juga telah memeriksa Sekteraris pribadi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Alinda Agustine Quintasari, M Awaluddin alias Awal dari swasta, Yayah Rodiah dari swasta, M Syarif Abubakar dari swasta, E martha usiani dan Rini Nur Utami, dua pegawai peneliti valas cabang Rukan Artha Gading, serta Chandra Situmeang selaku Branch Manajer PT Dolarindo Intravalas Primatama.

Akil ditangkap oleh tangan KPK setelah menerima uang Dollar Singapura senilai Rp3 miliar dari anggota DPR, Chairunnisa dan Cornelis Nalau, seorang pengusaha, di Kompleks Widya Chandra.

Diduga uang itu diberi terkait dalam sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Dalam operasi itu, KPK juga turut menangkap Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hamid Bintih, dan stafnya, Dhani, di Hotel Redtop, Jakarta Pusat.

Setelah itu Akil juga disangka telah menerima suap Rp1 miliar dari Tubagus Chairi Wardhana dan pengacaranya, Susi Tur Andayani, terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten.


Editor : Dian Sukmawati

Sahabat   Darimulah ku temukan arti sebuah persahabatan Engkau hadir temani hari-hariku Saat sedih maupun bahag

Sahabat

 
Darimulah ku temukan arti sebuah persahabatan
Engkau hadir temani hari-hariku
Saat sedih maupun bahagia
Lalui hari bersamamu
Ingatlah kala itu sahabat
Aku bercanda tawa bersamamu
Namun apa kebersamaan ini terus  berjalan?
Akankah kita kan selalu bersama?
Persahabatan kala bersamamu
kan selalu tersimpan di benakku
Namun kini aku dan dirimu terpisah oleh waktu
Janji yang pernah kita ucapkan di masa lalu
kan terus teringat dalam ingatanku
Ingatlah wahai sahabat ku selalu mengenangmu
Tentang semua kebersamaan itu
Andai kau tahu sahabat harapanku tuk tetap bersamamu
Namun semuanya tlah jadi kenangan terindah bagiku sahabat
 
Untuk Kawanku

Aku tahu aku salah
Aku tahu aku melukai hatimu
Tapi bukan maksudku seperti itu kawan
Kata-kata maaf selalu ku ucapkan untuk mu
Tapi apalah daya
tidak ada gunanya semua itu di benakmu
Aku tidak ingin persahabatan ini hancur
Aku ingin kita slalu tetap bersama
Maafkanlah aku kawan
Aku sayang kalian
aku tak bisa apa-apa tanpa kalian
Aku tidak dapat berdiri tegak tanpa kalian
Hanya kata-kata maaf yang dapat aku utarakan
Hanya kata-kata maaf yang dapat ku berikan
ku rela aku serahkan jiwa ragaku untuk kalian
Demi persahabataan ini, ku rela berkorban hanya untuk kalian
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Seorang sahabat ialah seseorang yang...
tertawa serta menangis dengan Inspirasi,
Seseorang yang meminjamkan tangan untuk membantu,
meski sahabat mungkin tak selamanya,
Dan mereka dak mungkin berakhir bersama-sama,
kenangan persahabatan sejati kan bertahan selamanya.
Seorang sahabat bukan bayangan atau hamba
Tapi seseorang yang memegang
sepotong seseorang di dalam hatinya.
Seseorang yang sellau berbagi senyum,
Seseorang yang mencerahkan hari mu
 
Bukan Sahabat Terbaik

Mungkin aku bukanlah sahabat yang baik
ku sering melalaikanmu
ku sering membuatmu merasa tersisih
mungkin selama ini banyak bicara ku yang pedih
aku sering tak memahamimu
aku hanya manusia biasa
karena kekurangan ku itu aku sering memanjatkan doa
semoga tuhan kan selalu melindungimu
karena siapapun kalian
kalian adalah sahabatku..,..

by yandre pramana putra

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Artikel lainnya »