diposkan pada : 04-05-2016 10:04:01 Wonderful Indonesia Hutan Wisata Punti Kayu

Pesona Indonesia Punti Kayu adalah sebuah taman atau hutan wisata yang menjadi tempat rekreasi keluarga di Palembang, Sumatera Selatan. Terletak di kawasan Km.7 Palembang. Ramai dikunjungi warga kota Palembang pada hari-hari libur. Di kawasan ini juga terdapat kebun binatang dan berbagai hiburan lainnya. Dan merupakan hutan pinus kota terbesar di Indonesia. Tidak selamanya Pesona Indonesia kawasan hutan terletak jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota, Hutan Wisata Punti Kayu misalnya, hutan yang memiliki luas lahan sekitar 39,9 ha ini justru berlokasi di tengah-tengah Kota Palembang.

Pesona Hutan Di Tengah Kota

Mengingat lokasinya yang berada di dalam kota, pemerintah Kota Palembang berdasarkan SK Menteri Kehutanan tertanggal 7 Maret 1985 No 57/Kpts-II/1985 meresmikan Hutan Wisata Punti Kayu sebagai hutan wisata yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Kemudian pada 2002 berdasarkan SK menteri kehutanan tertanggal 7 Oktober No 9273/Kpts-II/2002, Hutan Wisata Punti Kayu diperluas fungsinya menjadi hutan konservasi, namun tetap tidak meninggalkan fungsi sebagai hutan wisata di dalamnya.

Di awal pencanangannya sebagai hutan wisata, Hutan Wisata Punti Kayu memegang teguh fungsinya sebagai tempat konservasi, tempat wisata dan rekreasi, tempat penelitian dan pendidikan, hingga tempat penunjang kegiatan budaya. Pesona Indonesia Tidak mengherankan jika memasuki masa liburan, banyak siswa yang datang dari berbagai sekolah dan mahasiswa yang datang untuk meneliti, belajar sambil mengenal kekayaan flora dan fauna Indonesia.

Berdasarkan catatan dari pengelola, Pesona Indonesia Hutan Wisata Punti Kayu memiliki kekayaan flora dan fauna yang beragam. Dari jenis flora, Hutan Wisata Punti Kayu ditumbuhi berbagai jenis tanaman, seperti Pinus (Pinus Merkussi), Akasia (Acacia Mangium), Mahoni (Switenia Swageri), Talog (Muntingia calabura), dan Pulai (Alstonia Granensis). Sementara dari jenis fauna, Hutan Wisata Punti Kayu menjadi habitat bagi sekawanan kera ekor panjang, beruk, tupai, biawak, musang, bahkan serangga langka yang belum dinamakan secara ilmiah.

Beautiful Indonesia Selain itu, untuk menunjang kegiatan wisata di area hutan, pengelola juga membangun berbagai wahana wisata seperti jembatan gantung, perahu bebek, perahu naga, kebun binatang, outbond training yang dilengkapi dengan kanopi bridge dan flying fox. Dengan perahu naga, pengunjung bisa menjamahi rawa hutan dan bermuara di Danau Punti Kayu yang disekitarnya ditumbuhi pohon pinus. Jika beruntung, pengunjung akan menemukan sekawanan kera ekor panjang dan burung-burung langka yang hinggap di pepohonan. Pesona Indonesia

Manager pengelola Hutan Wisata Punti Kayu, Ade Nazka, mengharapkan, semoga ke depan makin banyak orang yang datang berwisata ke Hutan Wisata Punti Kayu, tidak hanya sebatas Palembang, tetapi juga turis luar. Mengingat Hutan Wisata Punti Kayu memiliki keanekaragaman hayati dan merupakan satu-satunya hutan di Indonesia yang letaknya berada tepat di tengah-tengah kota. Pesona Indonesia

Dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, pengelola Hutan Wisata Punti Kayu juga kerap melaksanakan fungsinya sebagai sarana edukasi, dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti program penanaman pohon, pengamatan satwa, hingga paket wisata anak cerdas. Pesona Indonesia Hal tersebut dilakukan tentu sebagai upaya untuk memperkenalkan anak-anak dengan kekayaan flora dan fauna yang ada Indonesia. Dari kegiatan tersebut diharapkan tumbuh kepedulian dalam diri anak-anak, sehingga muncul keinginan untuk terus menjaga dan melestarikan alam Indonesia.

Akses Menuju Hutan Wisata Punti Kayu

Pesona Indonesia Akses menuju ketempat ini, jika dari pusat kota/ Masjid Agung, jalan lurus melalui Jl. Jend.Sudirman sampai ke KM 7. Jika menggunakan angkutan umum, naik angkot KM 5 yang lebih akrab disebut angkot ‘palimo’ (berwarna merah) dari pusat kota, turun di pasar palimo. Dilanjutkan dengan naik angkot jurusan talang betutu (warna krem) dan berhenti di depan TWA Punti Kayu. Pesona Indonesia Ongkos angkutan umum tersebut sebesar Rp. 2500 sekali naik. Jika ingin menggunakan angkutan yang lebih aman dan nyaman, saya sarankan untuk naik Trans Musi, dari halte Masjid Agung dan turun di halte Punti Kayu. Harganya memang sedikit lebih tinggi, yaitu sebesar Rp. 4000.

Artikel lainnya »