diposkan pada : 04-05-2016 15:07:45 Wonderful Indonesia Danau Kerinci

Pesona Indonesia Danau kecil ini terletak di kaki Gunung Raja (2,543 m), 20 Km di sebelah selatan Sungaipenuh. Danau dan kawasan hutan yang berada di sekitar danau merupakan rumah dari berbagai satwa burung. Di desa-desa di sekitar danau terdapat sejumlah batu berukir yang berasal dari manusia megalit yang hidup pada masa ribuan tahun yang lalu. Keberadaan batu berukir ini menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Danau Kerinci ini dulunya merupakan daerah kehidupan manusia purba. Diantara batu-batu berukir tersebut, Batu Gong adalah monumen batu yang paling terkenal yang berada di Desa Muak, 25 Km dari Sungaipenuh. Pesona Indonesia Batu Gong ini diperkirakan diukir oleh manusia yang hidup di kawasan itu pada 2000 tahun yang lalu. Selain itu, di kawasan sekitar Danau Kerinci pernah juga ditemukan alat tetabuhan (genderang) yang diperkirakan berasal dari zaman besi dan tembaga.

Salah satu kegiatan yang dikenal adalah Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci untuk menunjang kepariwisataan secara khusus. Pesona Indonesia Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci ini merupakan Calender of Event dari Pariwisata Propinsi Jambi yang dilaksanakan setiap tahun berlokasi sebagian besar di danau Kerinci, kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini diharapkan dapat melestarikan nilai-nilai luhur yang hidup dan berkembang di Kabupaten Kerinci Biasanya juga disemarakkan dengan lomba Biduk Hias yang diikuti oleh peserta dari 11 kecamatan dan kalangan swasta dan telah menjadi agenda tetap pula. Pesona Indonesia.

Wonderful Indonesia Cerita Rakyat Danau Kerinci

Beautiful Indonesia Menurut cerita masyarakat secara turun temurun Danau Kerinci yang ada pada saat ini pada zaman dahulu ialah danau yang luas, karena luasnya pada zaman dahulu danau ini disebut dengan nama danau gedang (besar).  Konon ceritanya di dasar danau gedang berdiam seekor naga raksasa yang bernama Calungga. Calungga mempunyai adik seorang manusia yang bernama Calutat. Dulunya Calungga adalah seorang manusia. Calungga dan Calutat konon tinggal dipinggir danau gadang. Calungga berubah menjadi Naga konon karena ia memakan sebutir telur yang ia dapatkan dari hutan. Setelah Calungga berubah menjadi naga membuat Calungga itu merasa takut dia akan menyakiti adiknya sendiri sehingga ia memutuskan untuk pergi terbang ke danau gedang. Setelah beberapa lama kepergian Calungga membuat adik dari Calungga yang bernama Calutat itu merasa rindu karena kerinduannya terhadap kakaknya yaitu Calungga membuat dia ingin sekali bertemu kakaknya. Karena hal itu Cilungga dan Calutat memutuskan untuk bertemu di tepi danau. Pesona Indonesia Calungga pun mulai berenang kepinggir danau untuk menemui adiknya sehingga sungai-sungai kecil pun dijebol oleh Calungga untuk ia bisa menemui adiknya sehingga karena ulah Calungga yang menjebol sungai kecil tersebut membuat danau gedang itu yang dulunya melimpah air lama-lama menjadi surut dan kecil yang kita kenal sekarang dengan sebutan Danau Kerinci.

Wisata Lainnya Di Sekitar Danau Kerinci

Pesona Indonesia Di sekitar Danau Kerinci terdapat beberapa lokasi yang menarik lainnya. Keelokan Danau Kerinci dapat Anda nikmati dari atas melalui Tanjung Hatta. Mengapa Hatta? Karena dahulunya mantan Presiden Republik Indonesia Bung Hatta sering menikmati panorama Danau Kerinci, bahkan menanam pohon di sana. Anda juga bisa mengunjungi Desa Seleman, dimana di sana terdapat Rumah Laheik sebagai rumah khas Kerinci. Pesona Indonesia Ada juga Desa Pulau Tengah yang terdapat Dolmen Batu Raja dan Masjid Keramat Pulau Tengah. Anda juga dapat melihat sejumlah batu berukir peninggalan manusia megalit. Batu ukir ini dipercaya mejadi bukti bahwa wilayah di sekitar Danau Kerinci adalah daerah yang pernah dihuni manusia purba ntunya tidak lengkap jika hanya menikmati keindahan alamnya, anda juga perlu untuk mencoba makanan khas daerah Kerinci, diantaranya Beras Payo, Gulai ikan semah, dendeng Beteko, Kacang Tojin, Jeruk Pelompek, ditemani dengan minuman khas kerinci yaitu Kopi Kerinci dan teh Kayu Aro. Pesona Indonesia

Artikel lainnya »